Ziyad tiba di rumahnya setengah enam petang. Pekerjaannya sedang banyak dan pikirannya pun sedang ruwet tentang rumah tangganya.
Suasana rumah sepi, mobil yang di pakai istrinya juga mobil papanya sudah ada di garasi. Itu artinya mereka semua ada di dalam rumah. Tak terdengar suara apapun selain detik jam klasik yang ada di ruang utama.
Ziyad langsung melangkahkan kakinya menuju ke kamar. Dilihatnya sang istri yang sedang merapikan pakaian seragam Ziyad juga miliknya.
"Assalamualaikum!"
"Walaikumsalam!", jawab Naya menoleh pada suaminya. Perempuan cantik itu menghampiri suaminya lalu mengecup punggung tangan Ziyad.
"Aku siapkan teh dulu, mas!", kata Naya. Ziyad mengangguk pelan lalu ia langsung masuk ke kamar mandi. Sebelumnya Naya mengambil pakaian ganti suaminya lebih dulu.
Naya kembali ke kamarnya lagi sebelum Ziyad selesai mandi. Perempuan itu kembali membereskan beberapa pakaiannya karena art baru saja menyetrika.
Beberapa menit kemudian, Ziyad sudah selesai mandi. Ia pun memakai pakaian yang di siapkan istrinya.
Ziyad sempat melihat istrinya yang masih sibuk dengan tumpukan pakaian mereka. Setelah itu, Ziyad pun menghampiri Naya.
"Nay?"
"Heum?", gumam Naya.
"Mas capek!", kata Ziyad bersandar di bahu Naya. Naya menghentikan aktivitasnya lalu membiarkan Ziyad bermanja padanya.
"Tadi...aku ,mama dan papa mengantar Riang!", kata Naya. Ziyad mengangkat kepalanya dari bahu Naya. Sekarang mereka duduk berhadapan.
"Lalu?"
"Riang keliatan kecewa karena kamu ngga ikut mengantarnya!", kata Naya. Ziyad bergeming.
Di raihnya rahang tegas Ziyad oleh jemari lentik Naya. Naya mengusapnya dengan begitu lembut. Matanya yang lentik bergerak perlahan.
"Citra kekeuh tidak ingin menikah sama kamu mas. Dia tidak ingin di cibir menjadi pelakor. Meskipun aku, istri sah mu yang memintanya."
Ziyad menatap wajah istri cantiknya tersebut. Tidak bermaksud membandingkan. Naya memang cantik, karena dia memang mendapatkan perawatan yang rutin.
Sedang Citra, perempuan itu memang cantik alami…
Riang (Sadar Diri)
Bab 21
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
falea sezi
egois bgt ziyad
2024-02-21
0
andi hastutty
hahahah tembok sekarang punya telinga yah Thor sama dong hahhahaha 😅
2024-01-23
0
bung@ter@t@i
serem tembok punya telinga yg labih serem telinga ny bisa bicara 🤭🤭
2024-01-14
0