"Bajunya udah di siapin Yang?", tanya Syam keluar dari kamar mandinya.
"Udah mas!", jawab Riang lalu menoleh kebelakang yang ternyata melihat suaminya hanya memakai celana pendek tanpa memakai atasan. Dan dengan santainya Syam berjalan mendekati Riang yang terpaku.
Syam menggosok-gosok rambutnya yang basah. Usai joging tadi, kulit kepalanya terasa begitu gatal.
"Liatin apa heum?", bisik Syam dan meniup telinga Riang.
"Ishhhh...mas !", protes Riang. Syam tertawa kecil dengan tingkah Riang tersebut.
"Mau bantuin mas pakai baju, heum?", tanya Syam. Riang tak menyahut tapi tangannya beralih mengambil kaos tipis untuk dalaman sebelum memakai kemeja lengan panjang agar tak terlalu menerawang tubuh suaminya.
Riang pun dengan telaten membantu suaminya. Bahkan dia juga membantu Syam memasang kancing kemejanya.
"Sekalian celananya juga boleh Yang!", ledek Syam.
"Ngelunjak lama-lama ya mas!", omel Riang tapi Syam tertawa .Syam senang melihat istrinya bisa ngomel seperti itu. Kadang ngomel, kadang malu-malu, kadang cemberut...tapi semua yang ada pada Riang, Syam suka.
"Kalo kamu bete Yang, main aja ke kantor! Atau main ke rumah Eyang, tapi hati-hati!", pinta Syam.
"Heum, iya mas. Nanti kalau aku mau keluar pasti bilang dulu sama kamu mas."
Cup!!
Syam mengecup puncak kepala Riang dengan lembut. Kalau boleh, dia sebenarnya ingin selalu bersama sang istri.
"Mas berangkat ya, assalamualaikum!"
"Walaikumsalam! Hati-hati mas!", kata Riang setelah menciumi punggung dan telapak tangan suaminya.
"Iya!", jawab Syam dan lalu setelah itu ia pun berangkat ke kantornya.
Riang mulai melakukan aktivitas sebagaimana ibu rumah tangga pada umumnya. Hari ini Syam agak siang masuk ke kantornya. Jadi, Riang baru memulai aktivitas bebersih setelah Syam berangkat.
Sambil melakukan pekerjaan rumah, Riang menyalakan layar datar nan lebar itu dengan suara yang cukup kencang hingga Riang mendengarnya sekalipun ada di lantai atas.
Tidak masalah bukan, yang penting tidak ada tetangga yang terganggu.
Layar i…
Riang (Sadar Diri)
Bab 164
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
syukurlah Glen bijaksana
2024-03-31
0
🌷💚SITI.R💚🌷
nah kan makan pa.yuli klu sdh tua itu hrs bijaksana bukanya comel tuh mulut kaya kaleng rombongan.....ayo riang jangan sedih ya klu syam ga pernah bilang klu kamu cantik yg pasti menurut syan kamu di atas cantik...lanjuut
2024-02-20
0
hidagede1
coba ngomong nya ada zea, abis tuh pak yuli sama zea 😅
2024-02-19
0