"Riang bukan orang baru dalam hidup gue!", kata Syam. Diaz menoleh cepat pada sahabatnya tersebut.
"Benarkah? Bahkan selama ini gue ngga pernah tahu soal Riang!", sahut Diaz.
"Apa semua tentang gue, Lo harus tahu?"
"Ya, ngga juga sih! Tapi kayaknya sih ...ini kayaknya, dia ngga suka ketemu lo lagi!", kata Diaz tersenyum mengejek.
Syam memasukkan kedua tangannya di saku celana hitamnya.
"Bagaimana Lo bisa berpikir seperti itu?", tanya Syam datar.
"Keliatan tadi, waktu Lo yang jawab pertanyaan bunda!", jawab Diaz. Syam tak menyahut.
"Sejak kapan lo kenal Riang?", kini Syam yang balik bertanya.
"Kenapa memangnya?", tanya Diaz.
"Lo tinggal jawab, ngga usah balik tanya!"
Diaz menggeleng pelan. Sahabatnya memang selalu memasang wajah tanpa ekspresi, dia terlalu pandai menutupi emosinya. Entah sedang bahagia atau marah.
Baru tadi siang, Diaz melihat Syam yang terlihat bahagia di balik wajah sendunya saat menemui Riang.
Terlihat betapa syam bahagia saat ia bertemu dengan seseorang di masa lalunya. Yang Diaz dengar, mereka baru di pertemukan kembali setelah belasan tahun. Tapi yang Diaz heran, Syam masih mengenal betul seperti apa Riang meski lama tak bertemu.
Tak ada sahutan dari Diaz hingga Dian dan Riang kembali ke tempat Diaz dan Syam mengobral. Aziz sendiri sibuk dengan rekan bisnisnya.
"Mau kan Ri?", tanya Dian saat keduanya sudah berada di dekat Syam dan Diaz.
"Coba Riang diskusikan sama mama dan bunda Naya ya Bund?",kata Riang.
"Iya, gimana juga kamu harus mendengar pendapat mereka Riang! Makasih sebelumnya ya, kamu sudah mau mempertimbangkan tawaran bunda!"
Riang pun tersenyum tipis dan mengangguk pelan. Ciri khas Riang yang ada tanda cekungan di bawah mata itu menambah kesan manis seorang Riang.
"Maaf Tante, saya ada perlu dengan Riang. Boleh kan saya ajak Riang pulang lebih dulu? Walaupun acara Tante belum selesai?", tanya Syam. Dian mengernyitkan alisnya lalu menoleh pada Riang.
"Ya ...ya tidak apa-apa sih Syam, selama Riang tidak keberatan. Benar kan Riang?", ta…
Riang (Sadar Diri)
Bab 60
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
jujur ngga jadi salah kan di terima atau tidak baru tau jawabannya
2024-01-24
0
🌺zahro🌺
jujur lah riang,orangtuamu pasti mendukungmu
2023-12-16
1
muthia
semangat selalu, diriku jg lg kalut thor mikirin emak di kampung lg sakit😭
2023-12-10
0