Sepasang suami istri itu kini meluncur ke ibu kota. Syam dan Riang memang memilih perjalanan malam agar lebih nyaman. Selain tak macet, juga suasana yang tak panas tentunya.
"Mau mampir ke toilet ngga?", tanya Syam pada Riang setelah setengah perjalanan.
"Eum...ngga sih mas, belum pengen", jawab Riang. Syam pun mengangguk.
"Kalo udah ngantuk ,tidur aja Yang!", Syam mengusap kepala Riang pelan.
"Ngga ah mas, mau nemenin kamu melek. Kasian kamu sendirian, ntar kesepian!", jawab Riang.
Syam meraih tangan Riang dan mengecup punggung tangannya berkali-kali.
"Kenapa?", tanya Riang yang melihat senyum di wajah tampan suaminya.
"Alhamdulillah, seneng aja Yang. Aku dan Deni juga Zea tumbuh bersama. Dan sekarang...kita juga sama-sama akan menjadi orang tua", jawab Syam sambil terus mengulas senyumnya.
Riang bergantian mengecup punggung tangan suaminya bahkan ia simpan di pipinya.
"Andai aku tidak pergi saat itu ya mas, mungkin kita juga akan tumbuh bersama seperti Zea dan Deni."
"Ngga ada yang perlu di sesali sayang, yang penting sekarang kamu sama aku!",kata Syam.
Riang menyandarkan kepalanya di bahu kiri Syam. Tanpa mengucapkan apa-apa, Riang tiba-tiba mengecup pipi Syam.
"Terimakasih untuk semuanya mas!", kata Riang. Syam mengangguk tipis dan tersenyum.
Keduanya terus melanjutkan perjalanan mereka. Karena kesibukan sudah menanti di sana keesokan harinya.
🍃🍃🍃🍃
[Beneran Ze?? Masyaallah, alhamdulillah!]
Helen memekik bahagia karena mendengar kabar putrinya hamil. Siapa yang tak ikut bahagia coba??
Obrolan itu pun mengalir begitu saja. Ibu dan anak saling sharing tentang masalah kehamilan.
Glen cukup menjadi pendengar dari obrolan Helen dan Zea. Dia pun sama bahagianya. Dalam waktu yang hampir bersamaan, dia akan segera memiliki cucu dari anak lelakinya juga putrinya.
Surya pun sama bahagianya. Lelaki sepuh yang sudah lanjut usia itu sangat bahagia karena masih di beri kesempatan untuk melihat cucunya dan insyaallah cicitnya. Umur memang tidak ada yang tahu. Tapi tidak ada sal…
Riang (Sadar Diri)
Bab 213
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
Diaz liat kebahagian mereka
2024-04-01
0
Nurgusnawati Nunung
mungkin Diaz ya.. selalu berbahagia ya untuk kalian semua.. lanjut thor
2024-03-31
1
dewi rofiqoh
Bahagia selalu zea
2024-03-31
1