Ziyad dan Ahmad tiba di rumah sakit. Keduanya terburu-buru menuju ke ruangan yang sudah Vino beritahu.
"Kamu duluan Zi! Papa nyusul!", kata Ahmad. Ziyad mengangguk lalu bergegas menuju ke ruangan di mana Riang berada.
"Vin!", panggil Ziyad saat melihat Vino di depan sebuah ruangan.
"Baru sampai?", tanya Vino. Ziyad mengangguk.
"Dimana Citra dan Riang?", tanya Ziyad.
"Mereka masih di UGD!", jawab Vino.
"Bisa lebih jelaskan bagaimana kronologisnya Vin?", tanya Ziyad.
Vino pun menceritakan perihal kedatangan tiga istri napi yang dipenjarakan Ziyad hingga luka-luka yang menimpa Citra begitu juga ketiganya.
Dada Ziyad naik turun karena emosinya. Jika tak ingat ketiganya seorang perempuan, mungkin tak segan-segan Ziyad menambah luka mereka.
"Dari tadi masih belum keluar?", tanya Ziyad memandangi pintu UGD.
Vino mengangguk. Tak lama kemudian, pintu pun terbuka. Sosok laki-laki berjas putih pun keluar.
"Dengan keluarga pasien...?"
"Saya suami Citra, dok!", kata Ziyad. Dokter memandangi sekilas sosok Ziyad dan Vino bergantian. Tentu dia tahu jika keduanya memiliki pangkat lumayan.
Dokter pun menjelaskan kondisi Citra. Benturan di kepala dan punggungnya cukup keras hingga membuat tulang punggung Citra cedera. Belum perutnya yang mungkin terkena pukulan cukup keras.
Vino sampai menganga di buatnya. Fisik Citra yang kecil dan ringkih itu sangat tidak sebanding dengan ketiga perempuan yang menjadi korban Riang.
"Astaghfirullahaladzim! Lalu, bagaimana dengan anak saya dok?", tanya Ziyad lagi.
"Alhamdulillah, pasien anak tidak terlalu parah lukanya. Hanya saja....?"
"Hanya saja kenapa dok?", tanya Ziyad.
"Sejak siuman, putri anda hanya diam pak!", kata dokter.
Ziyad paham jika kondisi putrinya memang berbeda dengan orang lain. Jika orang lain akan histeris atau merasa kesakitan, tidak dengan Riang. Gadis itu seolah asyik menikmati rasa sakitnya.
"Saya bisa menemui mereka?", tanya Ziyad.
"Putri anda sudah bisa di jenguk pak, tapi kalau istri anda...masih dalam penanganan. Nanti set…
Riang (Sadar Diri)
Bab 47
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
emang kamu memikirkan anak kecil rusak mentalnya gara2 kalian orangtuanya juga memikirkan bukan cuman kalian yg punya anak huh
2024-01-24
0
🌺zahro🌺
aduhhhh emak emak jahat rasain kan sekarang gimana nyesalkan
2023-12-16
0
Ira Sulastri
Ya lebih aneh kenapa dirumah Citra dan Riang tidak diberikan penjagaan, satpam atau apa gitu katanya mau mencarikan rumah yg aman dan nyaman
2023-11-30
1