Tengah malam, Syam bangun dari tidurnya. Ia lupa, ada janji yang belum ia tepati. Ia harus membereskan meja yang ada di balkon. Usai perang Baratayudha tadi, mereka hanya membersihkan diri lalu tidur.
Tapi mungkin karena sudah kepalang janji, Syam pun bangun dan membereskan meja yang ada di balkon.
Lelaki itu membereskan dengan pelan dan nyaris tak bersuara agar tak mengusik istirahat istrinya. Melihat wajah teduh istrinya yang tertidur miring sambil memeluk bantal guling membuat Syam tersenyum.
Cinta pertamanya benar-benar menjadi pasangan hidupnya saat ini.
Tak mau bernostalgia terlalu lama, Syam pun membawa beberapa bungkusan makanan itu ke dapur yang ada di lantai bawah.
Syam memilah beberapa makanan yang bisa di maka lagi dan akan menghangatkannya pagi-pagi. Beruntung tak ada makanan yang basi, jadi makanan itu bisa di makan lagi nanti.
Setelah membereskan semuanya, rasa kantuknya pun menghilang. Syam memilih untuk mandi wajib sekalian sholat malam.
Dan karena dirinya sudah terlanjur fresh, lelaki tampan itu pun memilih untuk masuk ke ruang kerjanya. Dia mengecek beberapa email yang masuk dan membalasnya.
Meski ia tahu, mungkin kliennya akan membacanya beberapa jam yang akan datang bahkan mungkin setelah siang.
Setelah semua pekerjaan di rasa selesai di cek, Syam memulai melakukan hobi menulisnya. Sudah hampir seminggu ini ia tak mencurahkan isi kepalanya ke dalam bentuk tulisan.
Kali ini, ia melanjutkan cerita tentang kisah cinta antar sepasang kekasih yang lama terpisah hingga kembali di pertemukan.
Syam terlalu larut dalam konsentrasinya menulis hingga azan subuh berkumandang. Mendengar panggilan dari sang pencipta, lelaki yang masih memakai sarung itu pun beranjak ke kamarnya bersamaan dengan Riang yang baru membuka matanya.
"Lho, mas? Kamu dari masjid? Bukannya baru azan?", tanya Riang dengan suara serak.
"Ngga sayang, mas dari ruang kerja. Jamaah yuk!", ajak Syam. Riang terdiam beberapa saat.
"Udah azan mas, mas sholat duluan aja. Aku...mau...mandi dul…
Riang (Sadar Diri)
Bab 183
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
😂😂😂😜😜😜😜
2024-04-01
0
🌷💚SITI.R💚🌷
😁😁😁😁sabar ya deni
2024-03-06
0
dewi rofiqoh
Saking semangatnya bercocok tanam, sampe subuhnya kesiangan 🤭🤭🤭.....
Lain kali jangan sampe kesiangan lagi ya subuhnya
2024-03-06
0