[Sudah sampai di jakarta mas?]
[Bentar lagi sampai rumah sakit, kenapa Cit?]
Tangan Ziyad juga fokus pada kemudinya.
[Eum... Alhamdulillah kalo gitu]
[Riang mana Cit? Kok mas chat ngga ada satupun yang Riang baca? Belum pulang sekolah?]
Terdengar helaan nafas dari Citra.
[Citra, ada apa? Riang baik-baik saja kan?]
[Aku ngga yakin mas]
[Kenapa?]
Citra menceritakan tentang dia yang mengatakan perihal kehamilan Naya. Citra pikir, Riang akan antusias. Tapi ternyata, dia justru bersikap biasa cenderung datar seolah berita yang dia dengar tak ada artinya buat Riang.
Ziyad memahami apa yang Citra pikirkan. Karena...dia pun sedang memikirkan emosi putrinya setelah mendengar akan ada anak lain selain dirinya.
[Riangnya sekarang di mana?]
[Masih di kamar Mas, dia minta di bangunkan kalau mau buka puasa saja]
[Masyaallah anak itu....ya udah Cit, nanti kalau kira-kira Riang bisa di ajak bicara, kabarin mas ya?!]
[Iya mas!]
Panggilan itu pun selesai. Citra bersiap untuk memasak menu buka puasa Riang yang memang biasa di lakukan tiap hari Senin dan Kamis.
Riang pernah cerita padanya, mungkin dengan begitu ia lebih bisa mengontrol dirinya agar tak mudah 'kambuh' dengan mendekatkan diri dengan sang pencipta.
Tapi apa pun itu, semua usaha sudah di lakukan. Kembali lagi, apa yang terjadi adalah sudah ada ketentuannya.
"Saya aja atuh yang masak Bu!", kata bik Salamah.
"Jangan bik, bik Salamah juga habis nyetrika pasti capek! Bibik istirahat saja!", pinta Citra. Salamah pun mengangguk patuh. Dia selesai menyetrika memilih ke belakang rumah untuk membersihkan halaman belakang yang banyak daun berserakan.
Perempuan paruh baya itu memilih duduk sebentar sebelum memulai menyapu. Tapi matanya menangkap anak majikannya yang duduk sambil bersandar di jendela menatap langit yang sudah berwarna orange.
Salamah menatap gadis cantik itu beberapa saat. Dia mengagumi anak majikannya tersebut. Disaat anak seusianya harus di paksa berpuasa di bulan Ramadhan, dia justru berpuasa sunah. Sendiri pula!
S…
Riang (Sadar Diri)
Bab 39
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
kasian riang baru merasakan disayang udah mau punya adik
2024-01-24
0
Nnek Titin
seperti nya ini awal keretakan rumah tangga citra...
mulai d simpen k tempat yg jauh
dan ada anak selain riang
2023-12-26
1
🌺zahro🌺
Riang semoga harimu selalu riang seperti namamu
2023-12-16
0