"Jawab!", Deni meminta agar Zea menjawab alasannya kenapa ia tiba-tiba ada di kampung yang jauh dari ibukota.
"Kangen sama kamu lah Den, gitu banget sih! Jadi aku doang yang kangen, kamu ngga???", Zea berkacak pinggang sedikit mendongakkan kepalanya menatap Deni.
Deni meraih salah satu tangan Zea dan mengajak Zea menuju ke kantor kebun. Tidak ada orang di sana karena memang tempat itu biasa di gunakan Deni atau Lingga.
Bisa saja ia mengajak ke rumah Lingga, tapi dia tidak enak karena tidak ada orang di sana selain bik Mumun.
Zea tersandung-sandung karena mengikuti langkah kaki Deni yang panjang tersebut.
"Den!", Zea sedikit memekik saat Deni mengajak masuk ke dalam ruangan itu.
Wajah Deni yang tegang sempat di lihat oleh para pekerja kebun.
"Wah, kaya nya ada yang lagi berantem tuh!"
"Iya, Deni kalo marah serem juga ternyata!"
"Pantesan aja dari tadi uring-uringan. Ngga tahunya tiba-tiba adik majikan datang. Bukannya seneng, malah marah begitu!"
"Kayaknya bukan marah yang gimana deh, paling Deni tuh kesel nona muda nya ke sini ngga bilang-bilang. Apalagi hampir pernah di begal kan dulu sama den Syam juga?"
Obrolan absurd antar pekerja kebun itu terus bersahutan meski hanya tebak-tebakan semata. Karena pada kenyataannya mereka tak tahu masalah apa yang di hadapi Deni dan nona muda.
Deni menutup pintu kantor itu dengan keras membuat Zea menutup telinganya.
"Kamu kenapa sih Den?", tanya Zea yang bingung dan baru melihat Deni seperti itu.
"Kamu tanya kenapa? Kamu tahu ngga! Semua orang khawatir sama kamu! Mereka semua kelabakan nyariin kamu. Ponsel kamu ngga aktif juga! Kalo ada apa-apa sama kamu gimana? Kamu mikir ngga sih!"
Zea sampai memejamkan matanya. Keduanya biasa bertengkar tapi tidak seperti ini juga....
"Den, kamu jangan marah dong!", rayu Zea yang berdiri di hadapan Deni. Deni memalingkan wajahnya. Sungguh ia kesal tapi juga...ah ... sudah lah! Sulit di ungkapkan dengan kata-kata.
"Makasih ya udah khawatir sama aku! Jadi makin cinta deh hehehe...!",Zea memel…
Riang (Sadar Diri)
Bab 132
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
astaga zea berani sekali yah hahahhahaha
2024-01-26
0
hidagede1
wkwkwkw absurd kalakuan na zea 🤭
2024-01-24
1
Zahbid Inonk
achhhhhhh.....
thor aku ikutan baper nih 🫣🫣🫣
2024-01-24
1