"Kamu dari kebun Ri?", tanya Citra saat melihat sang putri masih mengenakan pakaian rumahannya.
"Iya Ma, udah ada akang-akang yang ngangkut bunganya juga. Sama ini Ma, ngga tahu kenapa rasanya lagi males banget ke toko."
Riang mendudukkan bokongnya di sofa ruang keluarga. Karena jika ada tamu pasti kebanyakan berada di bawah, tempat sang mama mencari rejeki.
"Kamu sakit?", Citra menyentuh kening Riang. Riang menggeleng pelan.
"Ngga Ma, ngga panas kan?", tanya Riang.
"Iya sih, kamu ngga demam. Tapi tumben kamu malas ke toko? Ada masalah di toko?", tanya Citra. Riang kembali menggeleng.
"Ngga Ma, semua aman. Ngga tahu aja ini lagi kenapa, pengen di rumah dulu!", sahut Riang.
"Syam sudah telpon belom? Mungkin karena kangen sama Syam!", ledek sang mama. Wajah Riang bersemu merah.
"Apa sih Ma, Syam juga jam segini udah sibuk di kantornya!"
"Ya, barang kali dia menyempatkan diri buat hubungin kamu dulu Ri...!", kata Citra.
"Mungkin nanti kalau jam makan siang Ma. Oh iya, hari ini sidang putusan papa kan? Kenapa mama ngga nemenin papa di sana? Gimana juga, papa butuh support mama lho!"
Citra tersenyum tipis.
"Bukan mama ngga mau support papa kamu. Tapi di sana sudah ada bunda Naya, nak. Gimana pun juga, bunda mu lebih berhak mendampingi papa di sana."
Riang menatap sang mama dengan pandangan yang sulit di artikan.
"Apa mama bahagia dengan pernikahan mama?", tanya Riang. Citra mengernyitkan alisnya.
"Kenapa kami harus menanyakan hal itu Ri? Kamu tahu dan bisa melihat sendiri seperti apa hubungan keluarga kita bukan?", tanya Citra balik.
"Mama tidak pernah cemburu saat papa bersama bunda, atau sebaliknya...bunda beneran ngga apa-apa saat papa bersama mama?", pertanyaan itu sudah lama ingin Riang tanyakan. Tapi sepertinya ia sudah tidak tahan untuk bertanya.
Apalagi cepat atau lambat, Syam yang berjanji akan menghalalkan hubungan mereka berdua berujung ke pelaminan juga bukan? Harapannya begitu, jika tidak ada halangan yang melintang.
Citra menghela nafas dalam-dalam.
"Ri, ma…
Riang (Sadar Diri)
Bab 86
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
mau cari gara2 ini Syifa
2024-01-25
0
hidagede1
apakah riang bisa mengontrol emosi nya🤔.... mmmm jd teu sabar euy...
2023-12-24
1
muthia
jgn sampai Ruang kumat lg thor gara2 Syifah 🤭🙏
2023-12-24
1