Syam menyusul sang istri ke lantai bawah. Di dapur, ia melihat istrinya sedang mengobrol dengan art baru mereka.
Terlihat Riang yang berbicara akrab dengan Nuri. Perempuan cantik kesayangan Syam itu tampak tak membedakan antara majikan dan art.
"Yang...!", panggil Syam. Riang dan Nuri menoleh bersamaan. Penampilan Syam sangat memukau. Meski masih sekitar jam empat sore, ia sudah terlihat segar karena sudah mandi tadi.
"Iya mas, teh nya udah hangat mas ngga terlalu panas."
Riang mendekati suaminya dan menggeser cangkir teh tersebut. Nuri melanjutkan pekerjaannya menyiapkan makan malam. Belum di masak, hanya saja di siapkan. Nanti setelah magrib baru lah ia memasaknya.
Syam menyesap secangkir teh hangat itu.
"Mba Nuri, kalo udahan boleh ke belakang kok. Nanti bisa di teruskan habis magrib kalo masak", ujar Riang. Nuri sempat tertegun tapi setelah itu ia pun mengangguk pelan.
"Baik ,Bu?!", jawab Nuri. Perempuan beranak dua itu pun menyelesaikan tugasnya lalu ia pun ke belakang di mana kamarnya berada.
Syam sama sekali tak mengeluarkan suara saat ada Nuri tadi.
Kok Tuan Arsyam kaya gimana gitu ya sama aku? Aku salah apa? Batin Nuri sambil terus berjalan ke kamarnya yang berhadapan langsung dengan teras belakang dan kolam ikan.
"Mas, papa jadi vendor wedding organizer Zea sama Deni di kampung. Dan papa lagi survey tempat katanya."
"Jadi resepsi di pabrik tuh anak?", tanya Syam pada Riang. Riang pun mengangguk.
"Kata papa sih gitu, di aula pabrik."
"Kalo papa ke kampung, ibu sendirian dong?", tanya Syam.
"Ya...iya mas. Tapi ada anak-anak sih!", jawab Riang.
"Eum...!", Syam manggut-manggut.
"Mas?"
"Naon?", tanya Syam.
"Maaf sebelumnya, kok kayaknya sikap mas ke mba Nuri kaya orang benci gitu? Mas ngga suka sama mba Nuri?", tanya Riang.
Syam meletakkan cangkir tehnya.
"Atas dasar apa Yang, kamu menilai mas benci sama mba Nuri?", tanya Syam.
"Dari sikap mas yang kayak nya dingin begitu?", tanya Riang.
Syam tersenyum.
"Dari dulu sikap mas seperti ini Yang. Selain sama kakak,…
Riang (Sadar Diri)
Bab 186
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
ngga enak banget yah di madu
2024-04-01
0
Ambu Rinddiany Thea
citra lagi sensi ya kan bawaan detun ya mak .. udh jgn sedih ya citra ntar jg papa ziyad balik ko .. 🤗
2024-03-09
0
hidagede1
resiko mempunyai suami yg poligami, aku mah emoh, mending aku mundur alon alon😉
2024-03-09
0