Angel dan Diaz berada dalam perjalanan menuju ke pesantren. Butuh sekitar empat jam untuk sampai di sana.
"Mau istirahat di masjid dulu?", tanya Diaz pada tunangannya tersebut. Sejak berangkat dari rumah Puja, keduanya sama sekali tak mengobrol apa pun. Hingga pertanyaan seperti itu muncul.
"Iya!", jawab Angel singkat. Mereka berdua pun beristirahat di masjid tersebut. Selain untuk beribadah juga meluruskan kaki yang cukup pegal. Sekitar dua puluh menit, keduanya sama-sama sudah kembali ke mobil lagi.
Namun kali ini, Diaz buka suara.
"Kamu tahu pernikahan Zea dan teman kampungnya itu?", tanya Diaz pada Angel. Angel menoleh sekilas.
"Iya, tahu."
"Kamu juga tahu kenapa mereka menikah mendadak?", tanya Diaz lagi dengan wajah herannya.
"Tahu, karena mereka memang berjodoh."Jawaban seperti itu terasa kurang memuaskan bagi Diaz. Dia ingin tahu yang sebenarnya alasan sahabat perempuannya menikah mendadak.
Padahal sebelumnya mereka masih sempat berbicara tentang perasaan. Tapi kenapa Zea cepat sekali berubah?
Diaz mengatakan pada Angel bahwa ia memiliki perasaan lebih pada Zea. Tapi Diaz sendiri tak tahu perasaan apa yang sebenarnya ia rasakan pada Zea maupun Riang.
Perempuan mana sih yang tidak sakit mendengar penuturan seperti itu dari calon suaminya sendiri????Meski belum ada cinta di antara keduanya, tapi bahkan kejujuran Diaz terdengar menyakitkan?
Apa yang harus aku lakukan? Apa ini ujian untuk ku? Memiliki suami yang bahkan hatinya tak tentu arah ingin berlabuh ke mana? Batin Angel.
"Aku tidak berani menjanjikan jika pernikahan kita nanti akan sempurna!", kata Diaz. Angel menoleh pada calon suaminya tersebut.
"Tidak ada pernikahan sempurna. Yang ada justru saling melengkapi kekurangan pasangan. Tak perlu berjanji terlalu tinggi, karena seandainya tak bisa memenuhi mungkin sakitnya tidak terlalu dalam."
Diaz cukup terkejut mendengar jawaban Angel.
"Aku tahu aku salah, mungkin aku sebagai seorang laki-laki yang plin plan , and...whatever lah! Mungkin waktu yang akan me…
Riang (Sadar Diri)
Bab 143
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
bung@ter@t@i
bisa bngt in celotehan citth ,khas orang Sunda bngt padahal yg org Sunda suaminya y ,ehh tth emng org mana???kayak ny dah ketularan khas Sunda hihihi aku suka suka suka bikin senyum sendiri
2024-02-12
0
Nurgusnawati Nunung
sehat kembali ya thor... semangat
2024-02-02
0
Fitri Nur Hidayati
semoga cepat semjuh thor..aamiin
2024-02-01
1