Hari, minggu dan bulan berlalu. Di rumah sakit yang berbeda, tiga orang perempuan sedang berjuang antara hidup dan mati untuk bisa melahirkan buah hati mereka.
Yups!!! Riang, Zea dan Citra dengan secara kebetulan melahirkan di hari yang sama.
💞 Riang
Syam panik saat melihat Riang yang kesakitan usai mereka sholat subuh. Beruntung ada Nuri di rumah itu. Sebagai ibu dari dua orang anak, tentu dia berpengalaman tentang melahirkan.
"Pak, Bu Riang sudah mau melahirkan ini mah...!", kata Nuri.
"Tapi usia kandungannya...???", ucapan Syam tersendat.
"Pak, namanya bayi mau lahir kan kapan aja bisa. Yang penting udah cukup bulan! Ayok pak bawa Bu Riang ke rumah sakit!", kata Nuri yang sedikit geregetan pada majikannya tersebut.
Riang sampai tak ikut berkomentar karena rasa sakit yang menurutnya tiba-tiba. Bagaimana tidak? Semalam mereka masih Hb dan aman-aman saja. Tapi subuhnya, tahu-tahu seperti ini!
"Ayok pak!", ajak Nuri.
"I-iya mba Nuri!", kata Syam.
"Baju bayi sama baju ibu sudah di siapkan?", tanya Nuri.
"Udah!", Syam menyahut dan langsung mengambil tas itu di dekat lemari.
"Gendong ibunya pak, udah susah jalannya ini!", perintah Nuri.
Kapan lagi coba bisa nyuruh-nyuruh majikan yang jarang ngomong hihihi
walau pun baik sih, tapi...ngga apa-apalah. Mudah-mudahan ngga di anggap dosa sama yang maha kuasa. Batin Nuri.
Syam membopong Riang dengan agak kesulitan karena ia menuruni tangga untuk membawa Riang ke mobil.
Nuri membawakan tas Riang.
"Dompet bapak sudah dibawa belum?", tanya Nuri.
"Dompet? Udah! Dompet sama hp udah!", jawab Syam.
Nuri mengambil tas juga hpnya lebih dulu di kamarnya. Tak lupa, ia mematikan kompor dan semua alat listrik yang kiranya berbahaya.
"Mba Nuri, cepetan!", teriak Syam.
"Iya, pak!!", sahut Nuri sambil mengunci pintu ruang tamu.
Nuri masuk ke bangku belakang menemani Riang. Syam pun langsung memposisikan diri di balik kemudi.
Satpam yang sejak tadi sudah melihat keributan pun membukakan gerbang rumah besar tersebut.
Beruntung jalanan masih sep…
Riang (Sadar Diri)
Bab 221
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
mak maaf lahir batin ya mak,,, maaf kalo saya sering ngomel ngomel, sering marah itu pun yg buat saya ngomel dan marah marah kan emak, jadi yg salah emak ya... ✌️✌️✌️✌️ 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
2024-04-11
1
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
den den lebih parah dari syam🤣🤣🤣
2024-04-11
1
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
nah kan gak syam gak deni gak pak su ku kalo keadaan kayak gini pasti LOLA🤣🤣🤣
2024-04-11
1