Sudah hampir tengah malam, Deni sudah menunggu di depan gerbang besar yang menyambutnya sebelum masuk ke dalam pekarangan rumah Lingga dan Salim. Dan gerbang samping adalah akses yang di gunakan untuk para pekerja kebun untuk mengangkut hasil kebun.
Sesekali Deni melihat ponselnya. Tidak ada chat atau telepon lagi dari Syam. Tanpa di sengaja, Salim yang belum tidur melihat keberadaan Deni dari lantai dua rumahnya.
Lelaki paruh baya itu mencoba menghampiri Deni yang terlihat gelisah. Butuh beberapa menit untuk Salim menuju ke tempat Deni duduk di atas motor maticnya.
"Den?", sapa Salim. Deni yang terkejut pun menoleh.
"Abah!", kata Deni lalu turun dari motornya.
"Ngapain kamu tengah malam di sini? Angkut sayur masih jam setengah dua nanti. Mereka saja belum ada yang datang!", kata Salim.
"Itu bah, sepuluh menit yang lalu Syam bilang katanya saya di suruh ke sini. Syam bilang sudah mau sampai di depan gang. Harusnya sih sudah sampai Bah!", kata Deni cemas.
"Gang depan tanjakan sepi itu?", tanya Salim. Deni mengangguk pelan.
"Saya susul ke sana aja deh, Bah!", kata Deni.
"Kamu telpon saja dulu Syam nya, Den!", pinta Salim.
"Ngga aktif Bah!", jawab Deni. Salim berpikir sesaat.
"Saya pamit ya Bah!", kata Deni.
"Tunggu! Abah ikut! Sebentar ya, Abah ambil jaket dulu!", kata Salim. Mau tak mau Deni pun menunggu bos padi tersebut.
Salim kembali ke Deni yang masih menunggunya. Keduanya memakai sepeda motor yang berbeda.
"Ayo, Den!", ajak Salim. Deni mengangguk, ia pun berada di depan Salim lebih dulu.
🍃🍃🍃🍃🍃
Syam melihat ada pohon tumbang yang menghalangi jalannya. Bagaimana bisa ada pohon tumbang di tengah jalan. Padahal tak ada angin apalagi hujan. Di tambah lagi, posisi jalan yang menanjak membuat keadaan mobilnya dalam posisi miring.
"Astaghfirullah! Kok bisa ada pohon di tengah jalan begini??", monolog Syam. Syam akan menghubungi Deni lagi dan meminta orang satu lagi untuk menjemputnya. Sayang, batre ponselnya habis.
Syam mengambil ponsel Zea yang ada dalam genggaman gadi…
Riang (Sadar Diri)
Bab 92
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
Deni ma Syam ajha zea hehehhe
2024-01-25
0
🌺zahro🌺
aku sukaryamu thorr
2023-12-27
0
Yuliana Tunru
deni menunjukkan rasa cinta x sampai emosi saat orang akan lecehkan zea .syukur ank buah salim msh ada dan loyal..
2023-12-27
1