Riang dan Syam berpamitan pada keluarga Eyangnya untuk pulang meski hari sudah malam. Sedang Glen sudah lebih dulu pulang karena besok subuh ia dan Helen akan ke kampung sang menantu untuk mengurus masalah di pabrik.
Eyang Ahmad sebenarnya meminta cucu dan cucu menantunya untuk menginap. Tapi Syam menolak karena katanya dia masih ada pekerjaan yang harus di selesaikan.
Akhirnya sepasang suami istri itu pun memutuskan untuk tetap pulang kerumah mereka saja.
Tak ada obrolan yang keluar dari sepasang suami istri itu hampir di setengah perjalanan. Riang yang nampaknya mengerti apa yang ada dalam pikiran suaminya itu pun memilih bungkam.
Bukan dia tak peduli, tapi dia ingin Syam membahas sendiri tentang apa yang ia dan papanya bicarakan. Sayangnya, Riang menunggu sejak tadi tapi Syam tetap tak berbicara apa-apa.
Riang curi-curi pandang ke samping. Suaminya fokus dengan jalan yang ada di depan matanya. Jika dibilang melamun, Syam fokus dengan setirnya.
Tapi jika di katakan tidak melamun, wajah Syam seperti sedang memikirkan sesuatu.
Riang yang tak tahan pun akhirnya mengalah dan buka suara.
"Maafin aku mas, aku ngga bisa jaga diri. Gara-gara aku, kamu di marahin sama papa!", kata Riang. Syam langsung menoleh ke istrinya dan mengerutkan keningnya.
"Kok kamu ngomongnya gitu sih Yang!?", tanya Syam. Riang menatap mata elang dengan bulu lentik alami tersebut.
"Aku tidak sengaja mendengar obrolan kamu sama papa, mas!", jawab Riang. Syam mengusap wajahnya dengan telapak tangannya.
Susah payah Syam menutupi dari istrinya. Tapi ternyata istrinya justru mendengarnya. Padahal seingatnya, ia sudah menjauh dari meja makan dimana keluarga nya berada.
"Mas....!", Riang meraih punggung tangan suaminya lalu di kecupnya pelan. Syam hanya menoleh dan membiarkan istrinya melakukan apa yang dia inginkan.
"Maafin aku ya, gara-gara aku, kamu di marahin habis-habisan sama papa. Padahal papa ngga pernah marah seperti ini sebelumnya, mas!"
Syam tersenyum tipis dan mengusap pipi istrinya.
"Kenyata…
Riang (Sadar Diri)
Bab 168
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
lanjut zea hahhaha 😜
2024-03-31
0
Yusni
hajar aja zea..hahahah pak yuli emang kebangetan
2024-02-22
0
hidagede1
wkwkwkw jd pengen tau gmana bar bar nya zea nge labrak pak yuli 😂
2024-02-22
1