Syam terganggu dengan dering telepon di atas nakas. Lelaki itu pun terpaksa bangun dan mengangkat panggilan dari satpam di bawah.
[Ya pak?]
[Ada sekretaris tuan Glen, den Syam!]
[Oh... istri saya belum ke depan?]
[Belum den]
[Oh, ya sudah suruh masuk saja pak. Saya bukakan pintu dulu. Mungkin istri saya di teras belakang]
Setelah meletakkan gagang telepon, Syam pun bangkit dari ranjangnya. Pusing yang mendera nya tadi sudah tak begitu di rasakan.
Dengan memakai sarung yang ada di ujung ranjangnya, Syam keluar dari kamar. Dia malas mengganti celana kolornya.
Sebab dari kemarin ia tak kemana-mana selain ke kamar mandi. Wajar jika ia hanya memakai celana pendek itu karena hanya berdua dengan istrinya.
Usai merapikan kaos yang di pakainya, Syam menuruni tangga dengan pelan. Dia menoleh ke arah dapur, tidak ada istrinya di sana.
Tapi pintu kamar mandi yang ada di dekat dapur dalam posisi tertutup.
"Pantesan, dia di kamar mandi!", monolog Syam. Dengan pelan ia berjalan ke pintu ruang tamu dan membuka pintu utama yang cukup lebar.
Setelah pintu terbuka, nampak sosok perempuan cantik yang memakai blazer dan celana kulot yang cukup ketat.
"Selamat siang pak Arsyam!", sapa perempuan cantik itu. Perempuan cantik itu terkesima dengan anak bosnya yang berpenampilan rumahan seperti ini. Jika biasanya ia mengenakan kemeja rapi terlihat tampan, sekarang berkali-kali lipat lebih tampan.
"Selamat siang...!", balas Syam datar.
Mendengar jawaban Syam, perempuan itu tersadar dari lamunannya.
"Silahkan masuk!", pinta Syam. Tapi karena Syam masih sedikit sempoyongan, dia hampir saja terjatuh jika tak bersandar ke dinding.
Dan sekretaris itu refleks menangkap Syam.
"Pak Arsyam ngga apa-apa?", tanya perempuan cantik itu. Syam menepiskan tangan sekretaris itu dengan refleks.
"Nggak. Saya ngga apa-apa!", tolak Syam yang akan kembali menyentuhnya.
Sekretaris itu pun terpaksa mundur dan berjalan menuju sofa seperti yang Syam tunjukkan.
Riang yang sejak tadi berada di kamar mandi dekat dapur sud…
Riang (Sadar Diri)
Bab 178
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
Alhamdulillah hamil smoga bisa ketularan deh Aamiin hahahha
2024-03-31
0
Yuliana Tunru
byk beeita bahagia ..riang dan citra jg syifa..giliran zea nih berikut x..
2024-02-29
1
Elis handayani
alhamdulillah akhir nya...hamil
2024-02-29
1