Pagi menyapa...
Riang masih berada di ruang rawat Citra. Saat ini Citra sudah kembali beristirahat karena efek dari obatnya yang membuat ia mengantuk.
"Sayang, kamu juga istirahat ya! Semalam kamu kurang tidur!", pinta Syam pada Riang agar perempuan cantik itu berbaring di sofa.
"Aku belum ngantuk mas!", jawab Riang.
"Tapi kamu juga harus banyak istirahat sayang!", Syam mengusap bahu Riang pelan. Riang hanya mendesah pelan.
"Oh iya mas, semalam bilang pak satpam kan kita ngga pulang?Takut mba Nuri nungguin pintu, kasian!", kata Riang.
Syam pun mengangguk.
"Sudah Yang!"
Sedang Nuri sendiri semalaman merasa senang. Itu artinya ia bebas memakai wifi yang ada di rumah itu. Ia bisa menelpon suaminya di rumah yang baru ia tinggalkan beberapa hari yang lalu. Karena sebelum ke rumah Syam, dia berada di yayasan.
Kini mata Riang kembali terarah pada sosok lelaki tampan yang duduk di samping sang mama. Ziyad sama sekali tak beranjak dari sana usai Citra di pindahkan.
"Biar kami yang menjaga mama! Anda bisa pulang!", kata Riang tiba-tiba. Syam cukup tersentak mendengar suara ketus istrinya.
"Sayang....udah ya, jangan bahas apa-apa dulu! Kalian masih sama-sama emosi, jangan..."
"Untuk apa dia di sini mas? Memang dia pikir kalau dia di sini, mama akan langsung membaik. Begitu?", Riang menoleh ke Syam.
Lelaki tampan itu menghela nafas panjang. Lalu mengusap kepala Riang dengan lembut.
"Ngga sayang, tapi...kamu dan papa masih sama-sama emosi. Sebaiknya bicarakan nanti dengan kepala dingin. Ya...?", nasehat Syam lagi. Dari yang Syam baca, perempuan hamil memang moodnya mudah berubah.
Ziyad menoleh dan menatap putrinya itu dengan tatapan sendu.
Dia akui, dia kali ini memang bersalah! Mungkin rasa kecewa Riang jauh lebih dalam dari yang ia tahu.
Ziyad bangkit dari bangkunya dan duduk di samping Riang.
"Mas mau beli minuman dulu ya?!", kata Syam melabuhkan kecupan di puncak kepala Riang. Sepertinya memang Riang dan Ziyad butuh waktu untuk berbicara dari hati ke hati tanpa dirinya.
"Kam…
Riang (Sadar Diri)
Bab 190
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
cerai saja biar damai ngga ada ygerasa tersakiti cukup citra yg sakit
2024-04-01
0
bung@ter@t@i
gak mau memilih karna bikin sakit dua duanya....dan gak mau di posisi itu .... nauzubillah 😁😁✌️
2024-03-14
0
Queen Mehrunnisa
pendukung Citra...go Citra go.😁😁
2024-03-11
1