Diaz keluar dari butik bundanya menuju ke arah toko bunga Riang dengan menggunakan sepeda yang ada di sana. Suasana di kota itu jauh lebih sejuk di banding di tempatnya. Jadi ia memilih menggunakan kendaraan roda dua tanpa mesin itu.
Ada hal yang membuat Diaz ingin sekali kembali ke toko bunga itu. Benarkah ia tertarik pada sosok Riang saat pertama kali bertemu????
Diaz tersenyum dan menggeleng tipis menyangkal perasaan yang aneh itu. Tapi entah dapat dorongan dari mana, hingga ia ingin segera kembali bertemu dengan si gadis cantik perangkai bunga.
Tak butuh waktu lama, Diaz tiba di halaman toko yang masih ramai oleh karyawan Riang. Mereka sedang menyiapkan papan tersebut untuk di kirim ke butik bundanya.
Diaz meletakkan sepeda lipatnya tak jauh dari tempat menunggu yang ada bangku panjangnya.
"Teh, saya taruh sepeda di sini , ganggu ngga?", tanya Diaz.
"Ngga apa-apa A', silahkan! Aa teh yang kemarin ya, anaknya pemilik butik baru itu?", tanya si teteh.
"Iya, teh! Riang nya ada?", tanya Diaz.
"Oh, mba Riang ada di dalam. Sedang merangkai bunga soalnya yang beli juga nungguin!", jawab si teteh itu.
"Kok di panggilnya mba? Bukan teteh juga?", tanya Diaz.
"Udah kebiasaan A' , keluarganya manggil mba Riang seperti itu."
Diaz mengangguk paham.
"Boleh saya masuk?", tanya Diaz. Si teteh berpikir beberapa saat dan setelah itu mempersilahkannya. Toh, dia melihat Diaz laki-laki yang sopan ganteng pula.
"Eum, mangga A' ! Tapi punten, saya tinggal ya. Ngga anterin ke dalam!"
"Iya ngga apa-apa!", jawab Diaz. Dengan langkah percaya diri dan senyum lebar ia melangkah ke tempat Riang merangkai bunga.
Tapi senyumnya luntur saat melihat ada laki-laki yang berdiri tegap berhadapan dengan Riang dengan jarak yang sangat dekat.
Dan...Diaz mengenal sosok laki-laki tersebut!
Arsyam??? Gumam Diaz. Tapi dia tak langsung menghampiri mereka berdua, melainkan jaga jarak aman. Hanya saja telinganya masih cukup awas seandainya mereka berbicara.
Tapi setelah beberapa menit Diaz di sana, tak ada ka…
Riang (Sadar Diri)
Bab 56
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
jadi riang di lema yah mau mengakui hatinya tapi malu dengan statusnya yang ah
2024-01-24
0
bung@ter@t@i
Mak othor sibuk cucian gak kering jadi ingat di kampung dulu klo gak kering kering di garang di parasene 🤭🤭🤭lamun tri terang parasene taros KA AA na 😅😅
2024-01-16
0
🌺zahro🌺
semogq kalian berjodoh syam dan riang
2023-12-16
0