Syam terbangun di tengah malam karena merasa haus. Dia pun mengambil minum di dapur sekalian membawanya nanti ke kamar.
Tapi saat akan kembali ke kamar, papa mertuanya datang. Dan akhirnya Syam menyapa lebaran dulu.
"Assalamualaikum Pa, baru sampai?", tanya Syam.
Ziyad tersenyum.
"Walaikumsalam, iya Syam. Kamu belum tidur?", tanya Ziyad sambil melepaskan kaos kakinya. Rasanya masih sedikit sulit meninggalkan kebiasaan lamanya yang sering mengenakan sepatu.
Apalagi sekarang-sekarang yang Ziyad temui bukan rekan seprofesi juga para tahanan melainkan klien-kliennya di bisnis WO yang masih ia rintis. Bukankah penampilan juga salah satu penunjang keberhasilan sebuah bisnis?
Tapi secara visual, penampilan Ziyad tak perlu di ragukan. Siapa yang menyangka jika lelaki tampan itu sudah memiliki putri yang bahkan sudah menikah.
"Sudah Pa, cuma tadi haus jadi ambil minum dulu. Papa mau Syam buatkan kopi?", tawar Syam. Pasti papa mertuanya cukup lelah setelah dari perjalanan jauh.
"Ngga Syam, papa mau langsung istirahat. Terimakasih sebelumnya! Kamu juga istirahat sana!", Ziyad menepuk bahu menantunya lalu berjalan memasuki kamarnya yang tidak di kunci oleh Citra.
Syam meletakkan gelas berisi air putih itu di atas nakas yang mudah di jangkau Riang jika sewaktu-waktu sang istri terbangun karena haus.
Untuk beberapa saat, Syam memandangi dengan kagum wajah cantik istrinya yang tertidur pulas. Ia mengusap pipi istrinya dengan pelan takut sampai kekasih hatinya itu terganggu.
"Bahagia lah bersama ku Ri! Jadilah perempuan yang selalu riang, seperti nama mu!", bisik Syam. Lalu setelah itu ia melabuhkan kecupan singkat di kening Riang.
Setelah itu Syam pun turut membenamkan tubuhnya di balik selimut yang juga di pakai istrinya. Reflek Riang memeluk pinggang Syam yang belum sempurna rebahan.
Tapi Syam sama sekali tak keberatan dan justru setelah itu ia membalas pelukan sang istri.
🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Diaz tak kembali ke pesantren setelah mengunjungi kediaman Puja. Ia ingin menyelesaikan urusannya de…
Riang (Sadar Diri)
Bab 156
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
zea pokoknya is the best
2024-03-30
0
bung@ter@t@i
jgn lupa mak ocih ajarin zea bikin sambel goang 🤭
2024-02-14
1
🌷💚SITI.R💚🌷
smg semuay menjadi pelajaran buat semuay atas setiap kejadian..dan hususy buat diaz ini menjadikan dia lbh dewasa dan sabar lg..
2024-02-13
1