"Sayang, om Ziyad bilang nanti anak buahnya yang bakal pegang WO nya. Aku pikir dia yang mau turun tangan langsung!", adu Zea pada Deni.
"Kan kamu tahu, mama dan bunda nya Riang lagi di rawat. Jadi, mungkin om Ziyad mau konsentrasi rawat mereka."
"Tapi acaranya seminggu lagi kali, masa iya mereka belum sembuh. Sakit apaan emang ya??"
Deni mengedikan bahunya. Ia sedang sibuk dengan laptopnya. Dia masih butuh banyak belajar mengurus pabrik mertuanya.
Zea yang merasa terabaikan meminta gendong di belakang Deni. Di kecup dengan singkat leher tegas Deni.
"Sayang, Aa kerja dulu bentar! Jangan iseng deh!", kata Deni tanpa berani menolak dengan kata-kata yang akan membuat istrinya tersinggung.
"Huum! Masih lama gitu?", tanya Zea yang sekarang justru berpindah ke bahu Deni.
"Dikit lagi, kamu juga tahu Ze...!", kata Deni. Zea melirik laptop Deni. Pekerjaan yang pernah ia lakoni beberapa tahun terakhir. Dan beruntungnya sekarang ia pensiun dini, jadi suaminya saja yang mengerjakannya.
Tak lama kemudian, pekerjaan Deni selesai. Dia meletakkan laptop nya di meja rias milik Zea. Lalu setelah itu, ia merebahkan diri di samping Zea.
"Sayang, kamu pernah kepikiran kaya om Ziyad ngga sih punya dua istri cantik-cantik semua lagi."
Pertanyaan menjebak!!!! Batin Deni.
"Ngga lah sayang! Ngapain sih tanya kaya begitu?"
"Takut aja! Kalau aku ngga bisa kasih kamu anak, nanti kamu bakal poligami kaya om Ziyad."
"Astaghfirullah! Mulutnya iniiii!!!", Deni mencomot bibir Zea yang manyun.
Deni merengkuh tubuh Zea hingga mereka berpelukan di atas ranjang. Deni mengecup puncak kepala Zea dengan lembut. Aroma shampo nya membuat Deni betah berlama-lama di sana.
"Jangan berpikir terlalu jauh. Doakan saja, semoga hatiku selalu buat kamu. Begitu juga sebaliknya, aku harap hati kamu juga cuma ada aku. Dan soal anak ...jangan mengandai-andai atau mendahului Tuhan sayang. Kita cukup ikuti alurnya saja."
Zea membalas pelukan suaminya hingga mereka terlelap bersama.
🍃🍃🍃🍃🍃
Riang dan Syam juga Shakiel bergera…
Riang (Sadar Diri)
Bab 204
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
astaga jadi sedih trus Thor
2024-04-01
0
🌺zahro🌺
tumben mataku berair baca part ini
2024-03-23
0
Ambo Nai
tor jangan ada poli gamis lagi,biar aja sinaya di cerai
2024-03-22
1