"Mas berangkat ya!", pamit Syam pada Riang.
"Huum, hati-hati!", kata Riang.
"Kalau kamu bosan, kamu jalan-jalan saja keluar. Mungkin ke mall atau ke swalayan kita." Perempuan cantik itu hanya mengangguk.
"Iya mas!"
Syam melabuhkan kecupan di puncak kepala Riang. Setelah mengucapkan salam, Syam pun menuju ke restoran dimana ia akan bertemu dengan sesama penerbit karena yang ia urusi kali ini adalah perusahaan penerbit milik mama tirinya.
Setelah suaminya berangkat, Riang memilih mengunci pintu ruang tamunya dan melakukan pekerjaan rumah tangga seperti kemarin-kemarin. Karena mereka hanya berdua dan rumah itu cukup besar, Riang tak setiap hari mengepelnya. Toh, lantai juga jarang terinjak.
Perempuan cantik merasa bosan dan memilih untuk mengunjungi perpustakaan mini yang ada di ruang kerja suaminya. Banyaknya buku yang ada di sana seperti surga bagi pecinta baca seperti Riang.
Riang melepaskan hijabnya dan mengambil salah satu buku yang membuatnya tertarik karena judulnya.
Belum sempat ia baca sesuatu terjatuh dari sela buku itu. Sebuah tulisan yang rapi dan terlihat sudah sangat lama.
Kalau di lihat dari tahunnya, itu menunjukkan saat dirinya dan Syam masih duduk di bangku SMP.
Riang tersenyum membaca pesan cinta ala remaja yang ada di sela buku Syam tersebut. Kenapa tidak cemburu????
Riang hanya realistis saja. Itu kenangan masa remaja suaminya. Lagi pula, dia tahu suaminya agak sedikit susah untuk akrab dengan lawan jenis selain keluarga tentunya.
Jemari Riang terus menelusuri rak buku hingga ia menemukan album foto. Album foto yang berisi foto Syam, Zea, Deni, dan Diaz. Tapi tidak dalam frame yang sama. Yang jelas di masing-masing foto tentu ada Syam dan Zea.
Meski begitu, Deni yang tinggal di kota berbeda tak mengenal sosok Diaz selain dari cerita Zea.
Kamu kemana Ze? Aku harap kamu tidak membuat kesalahan hanya karena patah hati! Monolog Riang.
Meski keduanya belum lama dekat, tapi Riang sudah menganggap Zea seperti adiknya sendiri. Terlebih, keduanya seumuran.…
Riang (Sadar Diri)
Bab 130
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
kasian zea yah tapi kamu hebat memberi nasehat di kala hatimu sakit
2024-01-26
0
dewi rofiqoh
Zea kamu pasti bisa💪💪💪
2024-01-23
0
NNPAPALE🦈🦈🦈🦈
jangan ada orang ke empat di antara ziyad naya citra ya thor .....
2024-01-23
3