Riang dan Syam menikmati masa-masa berdua mereka. Setelah mengetahui sang istri telah berbadan dua, Syam mencarikan art untuk di pekerjakan di rumahnya yang cukup besar itu.
"Sebenarnya belum perlu mencari art mas. Aku masih mampu kok untuk melakukan semuanya sendiri."
"Iya, mas tahu! Tapi mas ngga mau kamu kecapekan Yang. Apalagi harus naik turun tangga! Udah ya, nurut aja. Toh ngga datang besok pagi juga art nya. Nanti ambil di yayasan saja."
"Ya udah, kalau itu mau kamu mas!", kata Riang sambil menyandarkan kepalanya di dada sang suami. Keduanya sedang menikmati malam di atas balkon kamar.
Tak lupa berbagai macam jenis makanan terhidang di meja yang ada di hadapan mereka. Bukan Riang yang menginginkannya, tapi justru Syam yang memesan berbagai makanan tersebut.
"Yang, kamu mau makan empek-empeknya?", tawar Syam. Riang menggeleng pelan.
"Ngga mas, tadi aku udah makan batagor. Masih kenyang!", jawab Riang. Syam hanya mengangguk seperti anak kecil sambil memandangi makanan tersebut.
Riang terkekeh geli melihat ekspresi wajah tampan suaminya seperti anak kecil yang tengah menginginkan sesuatu tapi tak berani menyampaikannya.
"Kenapa tertawa begitu Yang?", tanya Syam heran.
"Kalo mas mau, makan aja sih!", Riang mengambil sterofoam dan menuangkan kuah cuka di dalamnya. Lalu setelah itu ia menyuapkan untuknya.
Dia hanya ingin melihat reaksi Syam saat dirinya memakan makanan tersebut. Jelas saja, Syam melihat sang istri tengah menikmatinya dengan mendramatisir.
"Eum... ternyata enak mas!", kata Riang. Riang kembali menyuap, tapi belum sampai sepenuhnya di bibirnya justru Syam merebutnya.
Bukan dengan tangan melainkan dengan bibirnya secara langsung. Tubuh Riang menegang seketika.
Kenapa? Karena Syam bukan saja hanya mengambil makanan itu yang belum sempat di kunyah melainkan meraih bibirnya dan melumatnya beberapa detik.
"Eum...emang enak Yang!", kata Syam menyudahinya. Riang masih tertegun dengan sikap Syam tersebut. Meski bukan pertama untuk nya , tapi di cium seperti…
Riang (Sadar Diri)
Bab 182
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
hahahha zea dan Deni lucu sekali 😂😜
2024-04-01
0
Nurgusnawati Nunung
di dunia halu.. banyak yang buncin.. wkwkwk
2024-03-09
1
🌷💚SITI.R💚🌷
semangsaat othoor jangan kalangan sm zea jg deni semangaty
2024-03-05
1