Zea tak mempersilahkan tamu nya masuk ke dalam rumah sekalipun orang itu mengaku sebagai bapaknya Deni.
Jadi, dia hanya mempersilahkan bapak mertua nya duduk di teras depan dimana motor Deni biasa di letakkan.
"Saya bukan ngga mau membantu bapak. Tapi, mau bagaimana pun juga saya harus ijin sama A Deni."
"Tapi neng Zea kan pasti punya uang sendiri dan lebih banyak dari pada Deni. Ya kan? Jadi kalau membantu bapak mertua itu bukan sebuah kesalahan atuh neng!", ujar bapaknya Deni.
Zea mendesah pelan. Dia memang sekilas mendengar cerita tentang masa kecil Deni yang terabaikan oleh kedua orang tuanya hingga ia tinggal bersama Mak Ocih.
"Maaf sekali lagi ya pak. Tapi sebagai seorang istri saya harus ijin dulu sama suami. Jangankan untuk memberikan uang untuk bapak, puasa sunah saja saya harus ijin."
"Ckkk... percuma punya menantu orang kaya. Tapi pelit!", kata bapak Deni meradang.
Zea sampai memejamkan matanya di teriaki seperti itu.
Bukan Zea tak berani melawan, tapi ini bapak mertuanya lho??? Bapak dari suaminya tercintanya.
"Deni pasti sudah meracuni otak kamu neng Zea! Mana ada memberi uang kepada orang tua harus ijin segala. Mentang-mentang saya orang susah, kamu mau merendahkan saya seperti itu. Iya?"
"Astaghfirullah bapak, siapa juga yang merendahkan bapak? Ngga ada tuh saya ngejek bapak yang gimana-gimana. Saya cuma bilang, saya harus ijin suami dulu. Dimana saya merendahkan bapak sih??", tanya Zea.
Segerombolan ibu-ibu yang akan berangkat ke majlis ta'lim pun melihat Zea dan bapak nya Deni sedikit berbincang keras.
"Dasar kamu ya, menantu tidak punya adab! Pantas saja, bapak kamu aja kelakuannya bejat. Memperk*** janda di tinggal pula. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya!", kata bapak Deni.
"Maaf ya pak. Kenapa anda bawa-bawa papa saya? Kalau menurut bapak, buah jatuh tak jauh dari pohonnya...itu salah! Bisa saja kan di bawa terbang sama kelelawar apa burung? Sebagai contoh, Alhamdulillah...Deni ngga kaya bapak. Amit-amit!", kata Zea bergidik ngeri.
Ibu-ibu…
Riang (Sadar Diri)
Bab 202
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
🌺zahro🌺
tumben dikit partnya mak😁
2024-03-20
0
Nurgusnawati Nunung
Shakiel jadilah anak yang membanggakan orang tua ya. salut dengan sikap El.
2024-03-20
0
Zahbid Inonk
eweh k era eta bp na aa Deni datang" menta duit tte d bere mencak" ciga nu weureu
2024-03-20
1