Suara azan subuh bersahutan dari masjid dan mushola di salah satu kota. Seorang perempuan paruh baya bangun dari tempat ia menghilangkan penatnya semalaman. Setelah kurang lebih selama lima menit mengumpulkan nyawa, perempuan itu pun melaksanakan kewajibannya sebagai umat muslim.
Setelah beberapa waktu, ia pun sudah menyelesaikan aktifitas rutinnya. Di ambilnya ponsel yang ada di meja kerja nya. Ada sebuah chat yang di kirim oleh suaminya. Mata nya fokus dengan isi pesan yang Ziyad kirim.
Usai membaca pesan tersebut, helaan nafas keluar dari bibir tipisnya. Lalu ia menyimpan kembali ponselnya di atas meja. Dipandanginya wajah yang masih cantik di usianya yang menginjak empat pulluh lima tahun. Ia mengusap pipinya dan menepuknya dengan pelan.
Aku sudah setua ini, apa aku juga sudah tak menarik di mata suamiku lagi? Apa DIA juga berkenan memberikan kepercayaan lagi padaku?
Tuhan...jangan biarkan hati ini iri. Tetapkan hatiku agar tak lagi merasa cemburu. Citra pun berhak atas suamiku. Mungkin...ini saatnya mas Ziyad mencurahkan perhatiannya pada Citra. Saat aku hamil Shakiel, Mas Ziyad selalu ada untukku, bersamaku. Tapi saat Citra hamil Riang dulu, Citra berjuang seorang diri di usia nya yang masih sangat belia.
Naya masih bermonolog dalam hatinya. Tak ada yang bisa ia ajak bicara saat ini. Mungkinkah rasa ikhlasnya akan kembali di uji? Tapi...harusnya dirinya juga sadar diri, Ziyad tidak hanya miliknya...tapi juga milik Citra.
🍃🍃🍃🍃🍃
Syam baru selesai mandi. Lampu indikator ponsel Riang berkedip. Syam mencoba melihatnya tanpa membuka chat tersebut. Sayangnya, belum sempat ia membuka pesan, panggilan dari papa mertuanya terhubung.
[Assalamualaikum, Pa]
[Walaikumsalam, Syam? Riang nya ada?]
[Sepertinya di dapur Pa, sebentar ya Syam panggilkan]
[Ngga usah Syam, Papa cuma mau kasih tahu kalau mama di rawat di rumah sakit XXX]
Ziyad memberitahu kondisi Citra yang sebenarnya ,juga kecemasan Citra tentang Riang yang ia khawatirkan tidak menerima kehadiran adiknya.
Syam jad…
Riang (Sadar Diri)
Bab 146
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 226 Episodes
Comments
andi hastutty
aduh zea sudah ada Deni jangan berpaling yah
2024-03-30
0
Yuliana Tunru
diaz knp jg jd orsng yg bodoh tak peka jg egois ..tak maku saat zea sdh punya pilihan hati dan menikah kamu datang dgn kata2 yg tsk.pantas buat istri orang dulu kemn z sekuan.lama baru bangun dr tidur pjg gitu
2024-02-05
1
dewi rofiqoh
Lanjuut...
2024-02-05
1