Mozayya masih dalam tahap pemulihan otaknya. Menatap pria yang sedang menatapnya datar.
Setelahnya ia menggelengkan kepalanya cepat, dan tanpa banyak berfikir lagi, Mozayya segera bangkit dari posisinya.
Menelan salivanya susah payah, Mozayya menatap Artha yang masih dalam posisi telentangnya.
Artha menatap Mozayya singkat. Kemudian, bangkit dari posisinya, dan menatap Mozayya tajam.
Mozayya; "Kenapa?! Orang, gak sengaja!" umpatnya, sambil memalingkan wajahnya ke sembarang arah.
Artha mengangkatkan sebelah alisnya. Tak lupa kedua tangannya terlipat sempurna di d4danya.
Artha; "Lah, kenapa jadi kamu yang marah?! Seharusnya, saya, bukan kamu!" sarkasnya, menatap tajam Mozayya.
Mozayya melirik Artha sekilas, lalu memalingkan wajahnya lagi ke pandangan pertamanya.
Terdengar hembusan nafas lembut dari Mozayya, setelahnya ia menatap Artha datar.
Mozayya; "Ya, tapi kamu buka pintunya gak bilang-bilang! Jadi, ini masih salah kamu, juga!"
Artha; "Kenapa, saya disalahin, juga?!"
Mozayya; "Ya, kamu salah, pokonya!"
Senyuman miring Artha berhasil lolos dari b1birnya, tak lupa ia melempar tatapan datar.
Mozayya; "A--apa?!"
Dengan sekali tarikan, Mozayya berhasil berada dalam dekapan pria itu.
Mozayya membulatkan kedua matanya, menatap Artha resah.
Mozayya; "L--lepasin!"
Mozayya mencoba melepaskan pelukan sang pelaku, namun bertolak belakang, bukannya dilepaskan, tetapi malah semakin mendapatkan pelukan erat.
Artha; "Kamu bilang, kamu akan menuruti apa kemauan, saya! Kamu, ingat, Mozayya?!" tegasnya, tepat ditelinga gadis itu.
Mozayya; "A--apa, kemauanmu?"
Artha; " ... "
Cukup lama Artha tak menjawab pertanyaan Mozayya, hingga akhirnya ...
Artha melepaskan pelukannya, seraya berkata, "Cepatlah ganti pakaianmu, dalam waktu dua menit, harus sudah selesai!" ucapnya, lalu membalikkan tubuhnya, menatap ke arah jendela kaca kamarnya.
Mozayya mengerutkan keningnya, menggaruk pelipisnya ngasal. Setelahnya ia menggelengkan kepalanya, lalu keluar dari kamar Artha.
Setelah ke…
Terjebak Psikopat
Sekolah baru
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments