Hari berganti hari, empat pekan sudah terlewat. Itu artinya sudah satu bulan Mozayya tinggal bersama sang psik0pat.
Ada beberapa kejadian sebulan penuh kemarin, yang membuat Mozayya sedikit memurungkan dirinya.
"Apa yang harus gue lakuin? Gue gak mungkin kabur dari rumah, ini. Yang ada Ayah dan Ibu taruhannya. Tapi, gue juga takut." Mozayya menatap kosong kearah jendela kamarnya, itu. Dimana hari ini sekolah sedang diliburkan. Karena, cuacanya tidak mendukung, yang diharuskan semua pelajar melaksanakan homeschooling.
Sudah satu pekan ini, bumi ini diguyur hujan dengan sangat derasnya.
Ceklek!
Mozayya segera mengalihkan pandangannya kesumber suara, yang dimana pintunya terbuka, dan menampakan seorang pria dengan balutan jas formalnya.
"Artha," gumamnya, lalu segera berjalan menghampiri pria, itu.
"Moza! Saya harus ke kantor. Jangan kemana-mana. Tetaplah di rumah!" ujarnya, seraya merapihkan dasi yang menggantung dil3hernya.
"Dengan cuaca seperti, ini. Kamu tetep bela-belain berangkat ke kantor? Bukankah kamu bilang, kamu akan kerja dari rumah."
"Tadinya memang seperti, itu. Tapi Ledisya bilang, di kantor sedang membutuhkan tanda tangan saya. Jadi, mau tak mau saya harus pergi."
Terdengar hembusan halus dari hidung Mozayya. "Baiklah, hati-hati." ujarnya, seraya sedikit membenarkan posisi dasi yang Artha kenakan. Karena, sedikit miring.
Terlihat jakun Artha naik turun. Kemudian berbatuk kecil, seraya berkata. "Terimakasih." ucapnya, lalu segera berlalu dari hadapan Mozayya.
Mozayya segera menutup pintunya, lalu berjalan kembali menuju jendela kaca kamarnya, itu.
Terlihat mobil Artha melaju sangat kencang ketika sudah keluar dari gerbang mansion, itu. Tentunya tak luput dari perhatian Mozayya.
Satu kejadian yang lalu ...
"Nama kamu, Moza?" tanya Ledisya menatap Mozayya ramah.
"Iya, kan tadi Artha udah bilang." jawab Mozayya datar.
"Eh, bentar. Udah sampai sini aja." ucapnya, ketika mereka berdua sudah berada di depan pintu utama.
"Moza, saya boleh minta nomor Whats…
Terjebak Psikopat
Mengetahui
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments