Mozayya semakin mencekal tangan kekar Artha dan melingkarkan sebelah tangannya dipinggang Artha dengan sangat kuat.
Dengan perlahan, Mozayya mulai menaiki anak tangga satu persatu.
"Hufh ... selamat." gumamnya, ketika mereka berdua sudah berhasil melewati tangga beresiko itu. Coba, saja kalo Mozayya sampai salah langkah, aja, bisa-bisa beda lagi ceritanya.
Setelah berada di depan pintu kamar Artha, Mozayya berusaha untuk menurunkan handle pintu, tersebut. Namun ...
Mozayya; "Yaaah ... pintunya dikunci. Mana kunci cadangannya, udah gue kasih ke Maid Lulu, lagi." gumamnya, dengan memasang wajah cemberutnya.
Setelahnya beralih menatap Artha yang sedang dalam keadaan setengah sadar.
Mozayya; "Artha ... sadar, dong. Kuncinya, dimana?" tanyanya hati-hati, menatap Artha penuh harap.
"Disaku celana, saya ..." lirihnya, dengan suara paraunya. Tubuhnya sedikit oleng ke kanan dan ke kiri, pun ke depan dan ke belakang.
Jangan lupa! Mozayya yang sekarang berperan sebagai penumpu tubuh Artha, tentunya Mozayya juga ikut oleng.
Awalnya Mozayya heran. Ternyata pria, itu, masih mampu mendengar suaranya. Namun, dengan cepat Mozayya menggelengkan kepalanya.
Mozayya; "Ee--eh ... iya, bentar-bentar."
Dengan satu tarikan nafas, Mozayya mulai meraba satu persatu saku celana Artha.
Ada di samping kanan serta kiri, juga di belakang kanan dan kiri juga.
Pertama Mozayya menekan-nekan saku celana, yang dibagian kanan depannya, tak ada merasakan keberadaan suatu benda. Beralih ke saku celana kanan belakang, tak ada juga.
Mozayya memindahkan tubuhnya perlahan, kesebelah kiri, Artha.
Mozayya menekan-nekan saku celana Artha disebelah kiri depan, dan ...
Mozayya; "Nah! Akhirnya ..." serunya, seraya merogoh saku celana, itu, dan mendapati satu benda, yang dapat dipastikan itu adalah kunci kamar Artha.
Ceklek!
Pintu kamar itu terbuka lebar. Lagi dan lagi, ini ketiga kalinya Mozayya masuk ke dalam kamar, ini.
Kali ini suasananya, begitu dingin, dan sunyi. Mozayya dapat merasakan bulu kudukn…
Terjebak Psikopat
Terlalu Ganas
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments