"Kenapa kamu tidak membangunkanku?" Artha menatap Mozayya datar, sesekali pria itu menguap karena baru terbangun dari tidurnya.
"Tadi aku udah bangunin, tapi kamu gak bangun-bangun. Bahkan tadi kamu nyuruh aku diam, yaudah aku diam." ucap Mozayya mencoba mencari pembelaan atas perkataan Artha yang seperti menyalahkannya.
"Ck, bilang saja kamu mencari kesempatan 'kan?" ujarnya, dengan tatapan yang seolah-olah memojokkan Mozayya.
Mozayya menggelengkan kepalanya cepat. "Mana ada! Emangnya kamu!" sentaknya, yang tentu saja tak mau kalah atas pemfitnahan yang Artha berikan.
Artha memalingkan wajahnya sekilas, setelahnya ia kembali menatap Mozayya. Cukup lama Artha berada dipendiriannya, sebelum akhirnya ia bangkit dan berlalu dari kamar tersebut.
"Dia kenapa? Harusnya 'kan gue yang kesal?" monolognya.
Cukup lama ia membisu, hingga akhirnya tatapannya berhenti di jam dinding yang menunjukkan pukul enam lewat tiga puluh menit.
"Waktunya sekolah!" hebohnya, seraya bangkit dari duduknya, lalu berjalan menuju kamar mandinya.
***
Terlihat Maid Ling tengah setia dengan ponsel miliknya. Benda itu ia tempelkan ditelinganya, yang itu artinya wanita itu sedang menerima panggilan telepon.
[...]
[Benarkah?! Sungguh berita luar biasa. Kalo begitu kamu harus selalu pantau pria itu, dan jangan lupa juga terus awasi keluarga Pak Angga. Kemanapun pria itu pergi, kamu harus terus mengikutinya.]
[...]
[Bergeraklah dengan cara rapi, agar tidak ada yang curiga terhadapmu!]
[...]
[Kasih saya info selanjutnya!]
[...]
Tut!
Wanita itu mematikan sambungan teleponnya.
"Kamu sudah merenggut suami saya, Artha, dan kamu sudah menghambat rencana saya, Mozayya. Kalian berdua pantas masuk ke dalam jebakan saya!" seringainya, menatap dua gambar diponselnya yang sudah berbentuk collage, serta dengan coretan-coretan dibagian wajah keduanya.
***
"Pagi, Maid Lu!" Mozayya berjalan menuju wanita itu, yang sedang sibuk dengan aktivitasnya.
"Pagi, Neng!"
Mozayya mendongakkan kepalanya, menatap pintu kamar Art…
Terjebak Psikopat
Hanya Tinggal Beberapa Bulan Lagi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments