"Ledisya!"
"I--iya, Tuan?"
Mozayya mengerutkan keningnya, seraya menunggu kata selanjutnya yang akan diucapkan oleh Artha.
"Berdiri!"
Tanpa ragu lagi, Ledisya segera beranjak berdiri dari duduknya.
"Kemarilah!"
Tentu saja Ledisya tak akan menolaknya. Ini adalah hal sederhana yang sangat berharga baginya.
"Silahkan duduk!"
"Baik, Tuan." ucapnya, seraya mendudukkan bokongnya dikursi tersebut.
Tentu saja tak luput dari perhatian Mozayya. 'Artha suka Ledisya?'
Eh, eh, tunggu!
Ledisya mengerutkan keningnya, ketika Artha mulai melangkahkan kakinya. 'Pun Mozayya, yang juga menatapnya heran.
Bukankah seharusnya pria itu ikut duduk di samping Ledisya? Tapi, kok?
Artha memindahkan kursi yang sempet diduduki oleh Ledisya dengan kursi yang lainnya. Lalu ...
Mozayya membulatkan kedua matanya, menatap tak percaya pria di sampingnya itu.
Perlahan-lahan Mozayya mengalihkan pandangannya, menatap manik Ledisya yang juga sedang menatapnya.
'Bukan salah gue!'
"Baiklah, silahkan nikmati hidangannya! Jika ingin makan hidangan yang lain, silahkan pesan lagi!" Artha menatap Mozayya, seraya menebarkan senyuman tipisnya.
Gadis itu hanya tersenyum singkat, lalu kedua matanya berhenti dihidangan yang berada dihadapannya itu. Sangat menggiurkan sekali.
Mozayya menelan salivanya perlahan, seraya melipat-lipat kedua b1birnya. Tentu saja tak luput dari perhatian Artha.
"Makanlah apa yang kamu suka. Jika kurang, kamu bisa memesannya lagi."
Lagi-lagi Mozayya menatap manik Ledisya, dan dapat Mozayya tebak, perempuan itu dari tadi sepertinya terus memperhatikannya.
'Duh, kok jadi canggung gini, sih?! Gak bisa! Ini tentang makanan, gue gak peduli!'
Mozayya hendak mengambil piring yang sudah disediakan disana. Namun, Artha lebih dulu mengambilnya, dan meletakkannya dihadapan Mozayya.
Lagi dan lagi.
'Bukan salah gue, sumpah!'
'Mereka semakin dekat.' Ledisya menghembuskan napasnya pelan.
Sedangkan Dero, ia juga pokus dengan hidangannya tanpa memikirkan apa-apa. Benarkah? Entahlah!
Setelah memakan makanan…
Terjebak Psikopat
Lupa Acara Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments