Dikeluarkan dari sekolah, dan diusir dari rumah adalah hal yang sukses membuat Mozayya merasa bahwa dunia tidak adil untuknya.
Mencintai orang yang belum tentu mencintainya, salah satu bukti pelajaran besar di dalam hidupnya, bahwa hal seperti itu tidak layak untuk diperjuangkan.
Ketika Mozayya mencoba mengumpulkan semua perlakuan manis Artha, dan merangkainya menjadi sebuah cinta yang abadi diantara keduanya. Hal itu terpaksa harus tandas saat Tuhan menjadikannya sebatas keinginan yang hilang direnggut oleh halusinasi.
Berharap Artha akan mengasihaninya dengan segenap hatinya dan perlakuannya, menerima Mozayya dengan lapang d4da, menariknya ke dalam dek4pannya, lalu berbisik tepat ditelinganya, "Aku mencintamu, dan anak yang ada dikandungmu adalah tanggung jawabku." Sangat beribu-ribu disayangkan sekali, ketika hal itu juga tidak bisa Mozayya dapatkan.
Dunianya serasa berhenti, beribu-ribu p3dang seperti berlomba-lomba di dalam otaknya. Namun rasa sakit dikepalnya, tidak se sakit yang berdenyut dalam hatinya.
Tak ada lagi yang Mozayya harapkan, semuanya hancur dalam kurun waktu beberapa jam yang terlewati.
Gadis itu berlari menuruni anak tangga, tanpa memperdulikan keselamatannya yang akan terancam jatuh.
Jatuhnya yang mungkin hanya akan meninggalkan luka fisik, tidak se menyedihkan luka mentalnya saat ini.
Seruan-seruan yang berirama dalam pendengarannya tak mampu menghentikan langkah demi langkah prustasinya.
Tidak ada orang lain yang akan mengerti akan apa yang ia rasakan saat ini. Kata-kata menguatkan itu hanya akan memperburuk mentalnya. Gadis itu memilih untuk mengabaikan teriakan-teriakan para Maid disana.
Klik!
Braaak!
Berlari sekencang-kencangnya menuju gerbang hitam yang menjulang tinggi itu, dengan cuaca yang masih diguyur air hujan yang sangat deras.
Dua satpam yang sedang berjaga dibawah teduhan disana, menatap heran gadis itu. Namun, keduanya kunjung membukakan gerbang tersebut.
Berlari menerjang derasnya air hujan, serta kabut asap yang menggan…
Terjebak Psikopat
Terhakimi Oleh Takdir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments