"Sayang, di bianglala itu gak boleh lompat-lompat loh, bukan di trampolin soalnya. Jadi, kamu harus mengontrol diri kamu." ujarnya, seraya menarik Hannum ke dalam dek4pannya.
Hannum melingkarkan kedua tangganya dil3her pria, itu. Seraya mengangguk antusias. "Baiklah kekasihku." ujarnya, dengan senyuman pepsodentnya.
Cvp!
Artha mengecvp kembali b1bir gadis itu, namun kecvpan itu berubah menjadi lvmatan yang sangat lembut. Ketika mulai terbawa suasana, Hannum segera mendorong pelan d4da bidang Artha.
"Apa yang kamu lakukan, Artha? Nanti, ada yang lihat!" sentaknya, menatap tajam kekasihnya itu.
Artha tersenyum lebar, seraya mengusap b1bir Hannum yang menyisakan sedikit cairan kental ciptaanya.
"Baiklah kekasihku, maafkan aku." ucapnya, seraya menggenggam kedua tangan Hannum, lalu mengecvpnya singkat.
"Yaudah, yok!" serunya, seraya menarik sebelah tangan Artha.
***
"Artha! Lihatlah, bintangnya terlihat cantik sekali. Aku ingin jadi bintang, biar kelihatan cantik." serunya, menatap bintang di langit dari jendela gondola tersebut.
Artha mengusap lembut puncak kepala Hannum, seraya mengecvpnya singkat.
"Hannum, tanpa kamu menjadi bintang 'pun, kamu sudah sangat cantik bagiku. Kamu dan ibuku, adalah dua perempuan yang sangat berharga dalam hidupku. Kalian berdua perempuan yang selalu memberiku semangat. Maka, jangan pernah ninggalin, aku. Kamu janji?" tutur Artha, menarik pelan rahang Hannum.
Hannum hanya menganggukkan kepalanya pelan, lalu kembali menatap bintang di langit.
Namun, Artha kembali menarik rahang kekasihnya, itu, lalu perlahan mulai memajukan wajahnya.
Ketika Artha akan mendaratkan b1birnya, tiba-tiba ...
"Artha! Ada bintang jatuh! Lihatlah!" sentaknya, seraya menunjuk dengan jari telunjuknya.
Artha mengikuti arah tunjuk Hannum, lalu kembali menatap Hannum lekat.
"Hannum!" Hannum hanya berdehem.
"Aku sangat mencintaimu." lirihnya.
Lengkungan lebar tersirat menghiasi b1bir ranum gadis, itu.
Sebelah tangan Hannum mengayun, mengusap lembut rambut tebal milik…
Terjebak Psikopat
Amarah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments