"Silahkan diminum kopinya Mr. Loby," ujar Artha, seraya meletakkan secangkir kopi kehadapan orang tersebut.
Mr. Loby menganggukkan kepalanya singkat, seraya meraih kopi tersebut, lalu segera meminumnya.
Setelah selesai melakukan meeting, Artha mengajak Mr. Loby untuk berbincang-bincang singkat, seraya menyeduh kopi yang selalu menjadi favorit 'nya.
"Baru kali ini saya menyeduh kopi hitam se-nikmat ini. Kopinya sangat cocok sekali dil1dah saya. Sepertinya, kamu sudah lama mengonsumsi kopi ini? Apa, alasan kamu menjadikan kopi ini sebagai kopi terfavoritmu?" tanyanya, seraya meletakkan kembali secangkir kopi tersebut.
Artha menarik kedua sudut b1birnya, seraya menghembuskan napasnya perlahan. "Sebetulnya, saya tidak terlalu menyukai kopi, apalagi kopi hitam. Tapi, melihat Papa saya yang sangat terobsesi dengan kopi hitam, saya mencoba untuk bersahabat dengan kopi tersebut, dan ya, sekarang saya bisa menikmati rasa kopi kesukaan Papa saya."
Mr. Loby hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. "Jadi, kamu ingin mengikuti kebiasaan Papamu?"
"Bisa dibilang seperti, itu. Karena mungkin dengan saya mengikuti kebiasaan Papa saya, mungkin saya bisa sehebat beliau." ujarnya, seraya tersenyum tipis.
Lagi-lagi Mr. Loby hanya mengangguk-anggukkan kepalanya. "Baiklah, Artha. Saya sangat yakin dengan kerja kerasmu. Kamu, memang pemuda yang bertanggung jawab, dan tentunya dapat dipercaya."
Artha terkekeh kecil, seraya menggelengkan kepalanya pelan. "Tidak usah berlebihan, saya hanya melakukan apa yang ada dalam kuasa, saya. Selebihnya saya juga tidak mampu berbuat apa-apa, jika tidak ada yang membimbing."
"Believe, kamu akan mendapatkan hasil yang memu4skan, jika kamu melakukannya dengan perlahan."
"I know, lagipula di dunia ini tidak ada yang perlu dilakukan secara terburu-buru. Apapun yang ingin kita lakukan, lakukanlah semampunya, dan terus berusaha sampai apa yang kita rencanakan terwujud kelak nanti!" ucapnya, dengan penuh penekanan disetiap kata perkatanya.
"Nice,"
Cukup lama Mr. Lo…
Terjebak Psikopat
Gawat! Juragan Marah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments