Braaak!
"Eh, Neng! Dari man— lah, lah." Orang yang baru saja keluar dari dapur itu, menatap heran gadis yang menjadi pusat perhatiannya.
Pasalnya, gadis yang tak lain adalah Mozayya, tidak biasanya berlari begitu saja ketika disapa oleh para Maid disana, terutama Maid Lu, saat ini.
Maid Lu mengerutkan keningnya, seraya menggelengkan kepalanya pelan. 'Semoga saja tidak terjadi apa-apa,'
BRAK!
Mozayya menutup pintu kamarnya dengan sangat kuat. Lalu, berlari menuju tempat tidurnya.
Bruk!
Menghempaskan tubuhnya secara kasar, menarik satu bantal, lalu menenggelamkan wajahnya dibantal tersebut.
'Artha jahat! Arka jahat! Gue benci mereka berdua! Arka bermuka dua! Artha cowok br3ngsek! Kenapa mereka tega banget sama gue?! Apa salah gue?! Apa karena hutang lima puluh juta itu?! Bukankah sudah ada kesepakatan diawal?! Kenapa seolah-olah keluarga gue masih punya hutang?!' umpatnya, yang hanya mampu ia lontarkan dalam hatinya.
Satu tetes.
Dua tetes.
Dan terus menerus.
"Ternyata ini alasan Artha, selalu nyuruh gue buat deket sama Arka. Mereka punya rencana. Mereka ingin gue balik suka sama Arka, lalu habis itu ... Gue gak tahu! Yang pasti mereka punya rencana bvsuk! Argh! Gue benci sama lo, Arka!" Mozayya melemparkan semua bantal yang berada di sampingnya kesembarang arah.
"Gue harus keluar dari rumah ini!" monolognya, menatap kosong kearah jendela kamarnya yang menampakan sinar matahari sore.
Disisi lain!
[Ma, kapan peran aku akan dimulai? Aku udah gak sabar.] Terdengar rengekan seorang gadis dari seberang sambungan telepon.
[Sabar dulu, sayang. Mama lagi atur strategi 'nya. Siapkan saja mentalmu, karena orang itu bukan pria yang mudah dirayu.] balas lawan bicara tersebut.
[Tenang saja, soal itu mah gampang. Mama gak usah khawatir. Bagaimanapun juga kita harus bisa membalaskan dendam keluarga kita!]
[Anak Mama memang pintar. Ingat! Hanya sebatas balas dendam, jangan terbawa perasaan. Kamu mengerti?!]
[Iya, Ma.]
***
"Dimana, Moza?"
"Ada di kamarnya, Tuan. Dari tadi saya pan…
Terjebak Psikopat
Menyesal
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments