Pria itu menggelengkan kepalanya pelan. "Tapi gak gini, Za! Kita gak lama lagi bakalan lulus, kenapa harus sekarang?"
"Mau sekarang ataupun nanti, itu sama aja. Jadi, kayanya lebih cepat lebih baik. Lo gak usah mikirin apapun lagi. Sekarang lo pokus aja sama sekolah lo, gue akan baik-baik aja." Penuturan itu menjadi ucapan terakhirnya sebelum akhirnya gadis itu berlari meninggalkan ketiga orang tersebut.
Arka menatap sendu kepergian Mozayya yang semakin menjauh dari pandangannya. Tidak ada gunanya untuk ia kejar, karena sudah dipastikan Mozayya akan tetap bersikeras menyuruhnya pergi.
Terdiam beberapa saat, setelah itu tatapannya tertuju pada pria yang juga sedang menatap kepergian Mozayya.
"Bangs4t!"
Bugh!
Tidak! Salah sasaran! Sepertinya bukan Rezaldi yang kena bog3man mentah itu, melainkan gadis yang tak lain adalah Vega. Pipi kirinya terpaksa harus menerima serangan tak terduga itu, akibat berperan sebagai penyelamat.
***
Mozayya terus berlari tanpa menghiraukan semua orang yang tengah memperhatikannya. Rasa malunya telah hilang ditelan rasa sakit yang kian menyeruak dalam hatinya.
Walaupun sudah disiapkan olehnya dari jauh-jauh hari, tapi tetep saja rasanya masih saja sakit. Mozayya tau hari ini akan terjadi, tapi ia tidak pernah menyangka akan secepat ini.
Duar!
Kilat menyambar salah satu pepohonan yang hendak Mozayya lewati. Bersamaan dengan turunnnya hujan, pohon tersebut tumbang tepat dihadapan Mozayya. Jika Mozayya segera mengambil dua langkah saja, entah apa yang akan terjadi terhadap gadis itu.
Mozayya menelan salivanya kasar, seraya mengusap-usap d4danya yang berdegup kencang.
Ditengadahkannya kepala itu dengan rambutnya yang sudah dibasahi oleh guyuran air hujan, Mozayya menatap langit yang semakin diselimuti oleh awan mendung.
Bruk!
Mozayya merobohkan tubuhnya, memeluk kedua kakinya ditengah-tengah guyuran hujan yang semakin deras, serta suara petir yang saling bersautan dari ujung ke ujung.
Tiba-tiba saja terlintas wajah sempurna Artha dibenakn…
Terjebak Psikopat
Pingsan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments