Klik!
Braaak!
"Ya ampun, Tuan, kenapa basah kuyup begitu?!" seru Maid La, ketika baru saja keluar dari arah dapur.
Artha hanya acuh. Pria itu berjalan gontai menuju anak tangga, dan mulai menaikan kakinya satu persatu, dengan keadaan tubuhnya yang sudah terlihat berantakan.
Rambut lepek akibat guyuran hujan, serta jas formalnya yang berada dalam genggamannya.
Setelah melewati dua puluh tangga itu, Artha berjalan menuju pintu kamar miliknya.
Artha menghentikan gerakan tangannya ketika hendak menurunkan handle pintu tersebut. Pria itu menolehkan kepalanya terhadap pintu yang berada tepat di ujung seberang pintu Mozayya, yang dimana itu adalah pintu gudang, tempat keberadaan Mozayya.
Pria itu melangkahkan kakinya, berjalan perlahan menuju pintu tersebut.
Tepat di depan pintu gudang itu, Artha merogoh kunci yang berada dalam saku celananya.
Ceklek!
Pintu terbuka lebar, dan menampakan seorang gadis tengah meringkuk dengan kedua tangannya yang memelvk tubuhnya.
Artha hanya berdiam diri di tempat tanpa berniat untuk menghampiri Mozayya.
Pria itu berdecih hina. "Dalam keadaan seperti ini, dia masih bisa tertidur damai."
Artha membalikkan tubuhnya, lalu segera menutup kembali pintu tersebut.
Ceklek!
Pintu kembali terkunci.
***
Brak!
Artha menutup pintu kamar mandinya.
Selang beberapa menit kemudian, pria itu selesai melakukan ritual mandinya. Artha berjalan menuju lemari pakaiannya. Namun, baru ingin membuka lemari tersebut, handphone miliknya tiba-tiba bergetar, sehingga mengalihkan pendiriannya.
Artha berjalan menuju nakas, yang menjadi tempat handphonenya tergeletak.
Dilihatnya benda pipih tersebut, yang menampakan panggilan masuk dari atas nama Om Bram.
[Ada apa, Om? Bagaimana Mama? Apa sudah ditemukan?]
Terdengar helaan napas halus dari ujung seberang telepon sana.
[Maafkan saya Artha, Bu Laras belum ditemukan. Para bodyguard sudah mencari keseluruh kota Jakarta ini, tapi tak kunjung ketemu.]
Sebelah tangan Artha mengepal erat.
[Saya tidak mau tahu, Om. Intinya ka…
Terjebak Psikopat
Diculik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments