Malam berganti siang. Pagi ini cuaca sangatlah cerah setelah diguyur hujan semalaman.
"T--Tuan!" panggil Maid Lu, tepat di belakang pria itu.
Artha membalikkan tubuhnya, lalu menatap datar manik wanita itu.
"M--maaf Tuan sebelumnya. Apakah saya boleh memberi Maid Moza makan? Dia belum makan dari malam," ucapnya, seraya menundukkan kepalanya dalam.
Pria itu melipat kedua tangannya, seraya melangkahkan kakinya. "Jika bukan saya yang menyuruhmu, jangan coba-coba memberinya makan!" tegasnya, menatap tajam manik Maid Lu.
Wanita itu hanya mampu menundukkan kepalanya dalam, seraya mengangguk pelan.
Artha melerai lipatannya, lalu berlalu meninggalkan wanita itu.
"Neng, kamu pasti kelaparan," lirihnya, menatap sendu pintu gudang yang nampak jelas dari lantai satu itu. "Apapun perkataan mereka tentang Ayahmu, saya akan selalu percaya kepadamu, Neng." Maid Lu mengusap air matanya yang tiba-tiba menetes begitu saja.
***
Basecamp Pschyo!
"Makin kesini persahabatan kita makin gak jelas gak sih?" seru Enkara, menatap Farhan sendu.
"Lo bener! Semenjak Arka keluar dari ini basecamp, gue ngerasa kaya ada yang beda," balas Farhan.
"Belum lagi, si Tonny, yang udah lama banget gak nongol." Enkara menatap Farhan antusias. "Si Tonny kemana, ya? Chat dari gue gak pernah dibales."
Farhan menggeleng-gelengkan kepalanya pelan. "Gue gak tau!" Pria itu menghembuskan napasnya perlahan. "Artha, apalagi. Dengan meninggalnya Om Mantha, pasti makin jarang banget dia kumpul bareng kita."
Enkara ikut menghembuskan napasnya perlahan. "Kasian juga kalo dipikir-pikir. Dia udah nungguin Om Mantha selama tiga tahun, ujung-ujungnya ditinggalin lagi."
"Siapa ya yang nabrak Om Mantha?" Farhan menatap Enkara lekat.
Ceklek!
Kedua orang itu menolehkan kepalanya kesumber suara tersebut.
"TONNY!" Bersamaan mereka berseru menyebut nama tersebut.
Pria dengan perut menonjol itu berjalan gagah menghampiri keduanya.
"Lo dari mana aja? Kok, gak bales chat gue?!" Enkara menepuk-nepuk punggung pria kebal itu.
"Lo ju…
Terjebak Psikopat
Kekhawatiran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 97 Episodes
Comments