"Kamu pelakor?"
"Hah?" Tama mengernyitkan kening, lalu perlahan ia berdiri. "Aku bukan pelakor. Kata siapa aku pelakor?"
Indri mengeluarkan ponsel dari saku. Jari-jemarinya menari lincah di atas layar dengan tingkat kecerahan lima puluh persen. Setelah menemukan apa yang dicari, Indri langsung menyodorkan layar ponsel itu ke depan wajah Tama.
"Lihat? Ada kata 'sayang' di sini!"
Ternyata, sebuah unggahan dari akun media sosial bernama Gunogun telah membuat seisi sekolah gempar. Foto yang diambil dari arah belakang menampilkan Tama yang sedang bersalaman dengan ibunya, diunggah oleh Guno dengan cuitan....
"Selamat pagi sayang. Hari ini cerah, ya? Aku siap menjemputmu!"
Tama menggeleng-gelengkan kepala sembari berkata "Aku bukan pelakor! Aku bukan pelakor!" Sementara itu, senyum Indri makin mengembang melihat Tama yang terus membantah.
Di sisi lain, Guno justru asyik menceritakan kejadian mengesankan bersama Tama kepada guru-guru pria yang sering berkumpul di kantor pada sisa jam kerja. Di sana ada Ferdi, Usep, Dika, dan Fahri. Mereka tampak antusias menyimak cerita Guno.
"Terus? Terus?" desak Dika.
"Bayangkan, wanita sesegar Tama berada satu mobil sama gue. Beh! Lihat pahanya saja kinclong seperti piring baru dicuci, wanginya pun... deuh! Memancing keadaan yang sudah panas dari luar jadi makin panas di dalam" tutur Guno penuh ekspresi.
"Terus, lu nganu nggak sama dia?" tanya Usep dengan nada berbisik.
"Nganu? Maksudnya?" Guno tak mengerti.
Usep menguncupkan jari-jarinya lalu mengadukannya beberapa kali. Mengerti kode tersebut, Guno langsung menjawab singkat "Enggak!"
"Yah!" seru mereka serempak, terdengar kecewa karena Guno melewatkan kesempatan emas itu.
"Dia masih bocah, masa gue tega begitu?" bela Guno.
"Itu kesempatan Gun!" timpal Dika.
Guno hanya diam sejenak sembari memanyunkan bibirnya.
"Eh! Ngomong - ngomong kalian ikut grup chat campuran kelas?"
"Yang adminnya Irfan?" tanya Usep.
"Iya. Masukkin gue dong!"
Secara kebetulan Irfan melintas di dekat mereka. "Nah,…
Lelaki Manipulatif
Jangan macam-macam kamu!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments