Anggit termakan bualan Guno!
Obrolan mereka cukup panjang salah satu diantaranya tentang Guno menanyakan "Kok bisa Bu bidan bertindak sejauh ini? Maksudnya, sampai bikin baliho! Saya gak kepikiran loh Bu!". Anggit menghela nafas, kemudian tatapannya berubah menjadi hangat "Saya, mendengar sedikit cerita dari orang lain kalau pak Guno kehilangan istri kemudian rumah dijual mertua. Saya tidak mengasihani bapak tapi, apa yang sudah terjadi menurut saya itu menyakitkan. Saya membela bapak, karena saya tidak mau bapak jatuh kejurang begitu dalam" tutur Anggit.
Ternyata di dunia ini masih ada orang baik yang mau berdampingan dengan Guno, ada kelegaan setelah semuanya hampir selesai dan hilang harapan karena Fuji ternyata mengkhianatinya.
"Kalau boleh tahu ibu umurnya berapa tahun? Maaf saya lancang"
"Saya baru dua puluh lima tahun pak!"
"Masih muda dong!"
"Yah, emang wajah saya sedikit lebih tua makanya orang gak percaya kalau saya dua puluh lima"
"Loh? Bukan begitu Bu, maksud saya. Anda— terlihat awet muda. Saya pikir ibu bidan sudah berumur tiga puluh karena terlihat dewasa dari cara bicara sampai perilaku. Maaf saya tidak berpikir wajah ibu tua"
Anggit terdiam, pipinya merah merona "benarkah?" Tanyanya pelan. Dan Guno mengangguk "Tapi orang lain bilang, saya kekanak-kanakan. Apalagi ketika saya membela kamu, mereka bilang saya buta karena cinta".
"Tapi ibu membela saya hanya karena masa lalu sayakan, bukan karena ibu suka saya?"
Seketika suasana jadi hening, canggung dan— aneh. Anggit berdiri dari duduknya kemudian mengusir Guno secara halus "Ini sudah malam, tidak baik kita berdua dirumah tanpa ada orang lain. Sebaiknya bapak pulang sekarang, sebelum warga kesini tanya-tanya yang lain!".
Guno mengerti dan dia pun langsung berdiri kemudian pamit. "Terimakasih pak Guno sudah mau mampir kerumah saya" tambahnya lagi. Guno tersenyum hampa, menurut dia rasanya pertemuannya dengan wanita ini agak lain. Tapi tak apa, memastikan dia mentalnya baik saja sudah cukup bagi Guno.
M…
Lelaki Manipulatif
Aku mau kamu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments