Perempuan yang tak pernah menginjakkan kakinya ke dalam bioskop itu begitu terpana ketika melihat karpet yang terhampar dari mulai pintu masuk sampai ke celah menuju toilet, pun dirinya terkesima ketika ada banyak beberapa sofa yang berjajar begitu saja di setiap sudutnya, pohon hias, dengan pencahayaan yang identik berwarna kuning membuat hati Tama terkagum - kagum.
Batin Tama berbicara " Wah! Kayak dihotel " Guno yang sedari tadi memperhatikan mimik muka Tama tak langsung menegurnya Guno malah mempererat tangannya kepada Tama lalu dibawa ke tempat pembelian tiket film.
Nomor kursi ditentukan dan sekarang mereka memesan makanan, pop corn dan jus mangga adalah jalan ninja untuk mengganjal perut ketika menonton film yang berdurasi dua jam.
Tama menghembuskan nafas kagumnya itu sembari tersenyum pun Guno yang lagi - lagi memperhatikannya, mengelus punggung tangan Tama beberapa kali.
" Mau nunggu dimana? Sekalian kita foto! " Tawar Guno.
Dengan sedikit malu dan senang Tama menunjuk sofa berwarna merah di ujung poster film.
" Disitu.... " Ucap Tama pelan.
Senyum Guno sedari tadi tak pudar, mungkin karena egonya terpenuhi sebagai seorang lelaki yang mengarahkan perempuan muda ini.
" Baiklah.. ayo kita meluncur kesana! "
Senyum Tama semakin merekah!
Dirinya berjalan dengan Guno menuju tempat yang ditunjuk oleh Tama. Sampainya disana tentu makanan yang dibawa oleh Guno disimpan begitu rapih di sofa lain. Guno mengeluarkan ponselnya kemudian menyuruh Tama untuk berdiri disamping poster film yang akan di tontonnya sebentar lagi.
" Ya ok! 1, 2, 3.... "
Cekrek!!!
" Lagi - lagi! 1, 2, 3... "
Cekrek!!!
Tama senang, dirinya langsung berhambur menghampiri Guno untuk melihat hasil dari jepretannya itu.
" Wah bagus banget pak! "
Guno terdiam sejenak dirinya menatap lantai kemudian secara perlahan berani menatap mata Tama pun Tama yang ditatap seperti itu membalasnya dengan hal yang sama.
" Jangan bapak kan kita lagi diluar! "
" M-masa saya panggil nama, G-guno? "
" Panggi…
Lelaki Manipulatif
Ruang Teater
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments