Tak! Tak! Tak!
Langkahnya tegas seperti biasa, pun suara high heels menggema di seluruh ruangan. Ternyata wanita yang pernah menjabat sekretaris itu sedang mengejar Guno, meminta kepastiannya soal akan melarikan diri kemana.
"Kamu kasih aku jawaban dong, jangan diam saja!"
Namun tak digubris, Guno terus melanjutkan langkahnya menuju kamar. Pun Fuji mengikutinya. "Gun! Gimana?" Guno berhenti, kini tubuhnya berbalik arah pada perempuan yang sedari tadi hatinya risau.
"Nggak gimana-gimana, kita jalani saja hidup di sini kenapa harus repot sampai pindah ke luar negeri lah, pindah Pulau lah! Lagi pula penjualan atas nama Joy, tanda tangannya juga Joy. Kenapa sih kita harus khawatir?!"
"Aku takut kamu diapa-apain sama dia! Aku peduli sama kamu."
"Fuji, aku tuh nggak bodoh. Sebelum aku meminta kamu untuk menjual asetnya aku sudah cari tahu latar belakang keluarga Joy. Dia tidak memiliki aset yang lainnya selain perusahaan itu! Kalaupun dia punya uang, paling berapa sih?pastinya di bawah kita! Dia nggak akan pernah macam-macam!"
"Iya kah?"
"Iya! Kamu tenang saja, meskipun dia belum mulai mencelakai kita. Aku dari sekarang sudah wanti-wanti kok untuk cari orang yang bisa kita andalkan. Gak usah panik!"
Fuji menghembuskan nafas panjang lalu dirinya duduk di atas kasur. Ada rasa bersalah di hatinya karena sudah menghianati Joy. Namun di sisi lain dia memiliki cinta dan kasih sayang yang penuh untuk Guno.
"Maaf pak, kesetiaan saya berakhir" ucapnya pelan, menatap lantai keramik dengan tatapan merasa bersalah.
(***)
Mobil kateha berhenti tepat di depan gerbang perusahaan, Tama membuka sabuk pengamannya.
"Kamu pulang saja, aku pasti lama"
"Aku akan tunggu di sini selama 2 jam, takutnya kamu kenapa-kenapa"
"Baiklah, terimakasih ya"
Tama membuka pintu mobil, ketika setengah kakinya keluar. Kateha menarik lengannya, ia berbisik "Lipstiknya pudar" Tama langsung menatap wajah Kateha. Ia tersenyum "Sebelum masuk kantor, aku akan ke toilet dulu. Tenang saja" lalu Tama mendaratkan ciuma…
Lelaki Manipulatif
Pak Joy ngamuk!!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments