Foto obat dan test pack!
Guno menyipitkan matanya kemudian sedikit mendekat untuk melihat foto diponsel Tama, "Apa itu?" Tanyanya. Entah dia pura-pura bodoh atau memang tidak tahu. Tapi pertanyaan itu membuat Tama kesal, jengkel dan jika dia tidak memiliki tenaga yang kuat. Tama ingin menamparnya pada saat itu juga. Ponsel itu diturunkannya cepat, tatapan mata Tama kini perlahan berkaca-kaca.
Ingin menangis namun tidak mau terlihat lemah didepan bajingan yang tak punya nurani sama sekali. Nafas Tama perlahan memburu, hidungnya kembang kempis, sakit hati menyulutnya. Untungnya Tama masih memiliki sedikit kesabaran untuk menunggu reaksi Guno.
"Kamu...." Guno melihat perut Tama "Hamil?" Tama maju selangkah, kini wajahnya begitu dekat dengan Guno. Sejajar dengan dada. "Saya mau, bapak tanggung jawab!" Ucap Tama sedikit berbisik namun tegas. Mata Guno membulat, dia menutup mulutnya menggunakan tangan "jadi kamu beneran hamil?!" Tanyanya terkejut.
Tama ingin menangis sejadi-jadinya, tapi dia tahan. Dia mengepalkan kedua tangannya "Bapak jangan kabur! Bapak harus tanggung jawab!" Tangan Guno perlahan membelai rambut Tama "Tenang sayang, aku akan menikahi kamu!" Namun pada kenyataannya Tama tidak ingin dinikahi, Dia meminta pertanggung jawaban yang lain "Saya minta uang pak, untuk gugurkan anak ini!" Ucapnya tegas dan rahangnya mengeras.
"Kenapa digugurkan? Itu anak kita berdua! Dia nggak tahu apa-apa, jangan dibunuh!"
"Sedikitpun saya tidak memiliki mimpi untuk mempunyai anak dari bapak! Ini celaka yang benar-benar membawa petaka, saya tidak ingin melihat bayi ini, mau tidak mau harus saya gugurkan! Saya minta uang 10 juta!" Ucap Tama sembari mengadahkan tangan.
Guno menghela nafas "Saya tidak mau! Lagi pula belum tentu itu anak saya" kening Tama mengernyit, wajahnya mulai memerah, kepalan tangan tadi kini benar-benar melesat ke wajah Guno. Bug!!!!! Guno terhuyung, wajahnya kini menatap tanah. Suasana mulai memanas, Tama sudah tidak peduli jika tenaga Guno lebih besar dar…
Lelaki Manipulatif
Siapa dia?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments