"Ya, itu Guno. Office boy baru perusahaan saya, tapi jujur saya sedikit kecewa dengan kehadirannya. Bukan karena dia seorang mantan narapidana tapi, dia... Menyentuh milik saya Tama"
Tama masih tidak mengerti dengan apa yang dikatakan bosnya, tapi dia berusaha bertanya "Milik bapak?" Bibir Joy mengerucut ke depan. Sejenak dirinya melihat wajah Tama kemudian perlahan membuka kedoknya "Guno, malam ini sedang tidur dengan sekertaris saya. Tapi kamu jangan bilang siapa-siapa ya! Ini rahasia kita berdua" Tak mau menerima informasi mentah-mentah tentunya menanyakan bukti.
"Bapak tahu dari mana? Bapak jangan asal ya!" Tama sedikit menyidik.
Senyuman sinis khas tuan Joy terpancar dari wajahnya, memberi kode pada ajudan dan ternyata sesuatu terputar dari audio mobil.
"Kamu jangan menghamburkan uang sampai segininya, kalau mau karaoke cukup tv dan tempat duduk saja tidak usah ada ini, apalagi itu!" Guno menunjuk kasur "Kita nikmati saja semua, sewajarnya" tambahnya.
Lagi, diputarnya audio yang lain.
"Kamu cium saya?"
"Kalau saya peluk, cium, kamu?"
Itulah beberapa rekaman audio yang pak Joy ambil dari mobil Fuji dan tempat karaoke yang Fuji sewa.
"Saya dan Bu Fuji punya ikatan yang tak bisa dilepaskan, sepetinya tidak perlu dijelaskan kamu akan mengerti kalau Fuji siapanya saya"
"Pacar?"
"Yah.. kurang lebih bisa dibilang begitu, tadi pagi Guno sudah saya peringatkan tapi sepertinya dia pemberani ya, keras kepala. Masih saja mau menyentuh milik saya"
"Tapi bukannya bapak punya istri?"
Dengan cepat jari telunjuk pak Joy menyemat dibibir Tama "syut!!! Hanya kita berdua yang tahu!" Kedua bola mata Tama tertuju pada telunjuk pak Joy. Dengan sedikit takut Tama bilang "T-tapi semua orang tahu, kalau bapak sudah beristri" Joy menghela nafas "Maksud saya, hanya kita berdua yang tahu kalau saya ada hubungan dengan Fuji. Kalau sampai istri saya tahu hubungan gelap ini, itu semua berarti dari kamu!".
Ada rasa menyesal karena dari pertemuan ini dirinya sedikit terancam jika ter…
Lelaki Manipulatif
Trauma itu kembali
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments