Brak!!!
Tama menutup pintu rumah Guno begitu keras hingga ada sisa getaran dari daun pintu yang tertutup rapat. Mata Tama menyisir ke seluruh ruangan dan yang dia saksikan ternyata banyak botol minuman ber-alkohol, pun makanan Snack seperti kacang dan permen berserakan dilantai.
" Bapak ngapain sih?! " Bentak Tama diiringi rasa khawatir yang begitu dalam dari hatinya. Dia bergegas ke dapur ternyata ada galon air yang belum dipasang ke dispenser. Dengan tenaga yang masih terkumpul didalam dirinya, Tama mengangkat galon itu lalu dipasangkan ke dispenser.
Brak!!!
Cipratan air yang keluar dari galon pun tak luput membasahi baju yang dikenakan Tama.
Masih dengan pikiran yang kalut akan Guno, Tama mengambil air putih segelas penuh lalu dibawa untuk diminumkan ke Guno. Guno masih mabuk, pikirannya terbang tapi tubuhnya hanya bisa terbaring lunglai dilantai, Tama mencoba membangunkan Guno begitu kepala Guno berhasil disanggahnya dan air siap ditegukkan tiba - tiba tangan Guno menepis gelas itu hingga terbanting ke arah lain dan pecah.
Crak!!!
Semua ber-serakkan!
Marahlah Tama dengan mengomeli Guno " Bapak apa-apan sih, bapak itu terpelajar! Gak seharusnya bapak kayak gini " Mungkin karena Tama belum tahu efek alkohol juga dia tidak tahu bagaimana cara menangani orang mabuk akhirnya, Tama hanya bisa diam ketika mendapatkan perlakuan buruk dari Guno. Dalam hitungan detik dagu Tama dicengkram oleh Guno dan matanya melotot "Tahu apa sih anjeng!!! Gak usah ikut campur dan sok jadi pahlawan deh" didorongnya Tama hingga kepalanya terbentur ke dinding.
Dug!!!
A!!!!!!!!!
Perempuan mungil, cantik dan masih terbilang polos itu merasakan rasa sakit yang teramat nyeri di kepalanya, begitu terbentur reflek tangannya langsung memegang kepala bagian belakang. Dia meringis kesakitan! Tak sampai di situ Guno langsung menerkamnya dengan mencengkram leher Tama menggunakan kedua tangan.
Krek!!!
Tentu Tama tidak bisa bernapas lega pun dia ingin berbicara suaranya tersendat, terbata! "P-pa-p…
Lelaki Manipulatif
Serpihan botol kaca
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments