Tama pulang diantar Kateha menggunakan mobil, mereka masih terdiam duduk didalamnya. Tama diberi wejangan oleh lelaki yang umurnya hanya berbeda satu tahun, tepat Tama yang lebih tua dari Kateha " Mulai sekarang kamu jangan terima telpon lagi dari Guno, kamu harus jadikan ini semua pelajaran yang berharga oke? " ucap Kateha sembari mengelus punggung tangan Tama. Namun, Tama hanya diam memandang jalanan dengan tatapan kosong.
Kateha tahu kalau Tama tak mungkin begitu mudah melupakan kejadian yang tidak menyenangkan itu, alhasil dirinya memilih untuk membawa Tama jalan - jalan. Mobil yang tadinya terparkir didepan rumah Tama kini melaju lamban yang semakin lama kecepatannya bertambah. Pun Tama masih terdiam....
Dalam diamnya Tama tangannya tak ikut instruksi yang dilakukan mulutnya, tangannya menggenggam ponsel yang sedari tadi jari jemarinya mengecek kotak pesan dari Guno. Beberapa kali juga dirinya mengecek status Guno dan yang terlihat deretan nama teman - temannya yang sudah beramai - ramai membuat status tentang kasus pelecehan yang rupanya sudah naik ke akun berita social media.
Untungnya wajah Tama di blur! Inisial nama juga tertera tak perlu terlalu meng-khawatirkan keadaan dirinya sendiri. Harusnya Tama senang kasus ini naik dan Guno dipecat tapi kenyataannya Tama malah sedih, bingung, bertanya - tanya tentang keadaan Guno sekarang.
" Pak Guno sekarang dimana ya? " Tanya Tama tiba - tiba membuat Kateha langsung melipirkan mobilnya ke samping trotoar.
Kateha tak habis pikir kalau ternyata Tama malah memikirkan lelaki biadab itu, dirinya sempat terdiam sejenak lalu menatap mata Tama pun Tama juga menatap mata Kateha.
" Aku pikir kamu bakalan suka dengan kejadian ini tapi kamu malah bertanya di mana Guno sekarang?.... Aku gak salah dengarkan? "
Tama menggelengkan kepalanya lalu matanya kembali fokus menatap jalanan yang ramai dilalui oleh pengendara yang berlalu lalang.
" Tama ayolah dia itu tidak baik untuk kamu! "
Tama mengerenyitkan keningnya
" Apakah sem…
Lelaki Manipulatif
alkohol
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments