Tiga hari kemudian Guno datang menjemput Tama untuk menonton film horor yang sedang tayang di bioskop. Namun Guno tak menjemput Tama langsung didepan rumahnya, ia menunggu Tama disebrang jalan dengan jarak tiga puluh meter. Cukup jauh, tapi itulah bagian dari rencana yang akan Guno jalankan hari ini.
Sebelum mereka membuat rencana untuk menonton film di bioskop, pagi harinya mereka bertemu diperpustakaan sekolah. Duduk berdua di meja paling ujung, Tama membaca buku sedangkan Guno hanya memegangi buku yang diambilnya dari rak.
" Saya jenuh banget hari - hari kerjakan laporan, kalau telat... Saya ditegur Bu Etik "
" Sabar pak, namanya juga kerjaan. Saya juga kalau salah ngisi jawaban ditegur bapak "
Senyum tipis terbentuk di wajah Guno sembari menatap wajah gadis itu Guno jadi terpikirkan soal flash disk yang dipegang Tama tempo hari.
" Eh! Soal cctv... Kamu sudah lihat semua? "
Tama mengganggukan kepalanya dengan mata yang sedari tadi fokus membaca buku.
" Bagian waktu saya melecehkan kamu apakah tersorot? "
Pun Tama kini menutup bukunya itu lalu menyimpannya di meja.
" Yang saya lihat setelah dikontraskan layarnya, hanya bagian kaki saja yang masuk ke kamera"
Hembusan nafas lega keluar dari mulut Guno
Huh!!!!
" Saya mau lihat sendiri boleh nggak? "
" Boleh tapi saya harus ada di tempat supaya bapak nggak bisa ambil seenaknya, takutnya kalau dikasih terus dipegang lama-lama sama bapak, nanti nggak akan balik lagi ke saya "
Guno menggaruk kepalanya
" Ya oke deh kalau kamu maunya begitu, berarti lihatnya di rumah saya dong? "
Tama mengerenyitkan keningnya lalu kedua pundaknya naik secara bersamaan.
" Kenapa? "
" Nanti kalau saya bertemu mertua bapak, apa semua akan baik-baik saja? "
" Ya mungkin kamu akan dimaki sih "
" Tuh kan! Gak mau ah di tempat lain aja "
" Ya sudah besok kan libur, gimana kalau kita lihat CCTV itu di taman kota setelah nonton bioskop, kan ada film horor yang lagi viral! "
Mata Tama membulat dan berbinar
" Bapak ngajak saya nonto…
Lelaki Manipulatif
calon keluarga suami
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments