Hari ini Guno datang menjemput Tama untuk berangkat ke sekolah bersama, dengan mantap dia memberhentikan mobilnya tepat didepan rumah Tama pun, dia mengambil tas yang berisikan baju semalam hasil pilihan Tama sendiri.
Seorang ibu yang tengah berdiri disamping bunga mawar sejenak terdiam, mematung menatap kedatang pria yang tempo hari pernah datang kesini untuk menjemput Tama, secara bersamaan Tama juga keluar dari rumah kemudian dia meminta izin pada ibunya untuk berangkat.
" Bu, Tama berangkat ya " ucap Tama sembari mengulurkan tangan untuk mencium punggung tangan ibunya.
Namun ibunya hanya diam saja lalu perlahan kepalanya menengok ke wajah Tama.
" Kamu ngajak pak guru itu berangkat bareng lagi? "
Tama mengerenyitkan keningnya kemudian Guno yang sudah keluar dari dalam mobil kini berjalan ke arah mereka dan tatapan Tama terlihat ketakutan. Takut ibunya marah, takut nanti disekolah dirinya akan dijauhi oleh teman - temannya dan masih banyak lagi ketakutan Tama yang tidak bisa diprediksi.
Tama menghembuskan nafasnya lalu dia berdiri sedikit mundur dari ibunya.
" Bu ... " Sapa Guno sembari mengulurkan tangan.
Ibu Tama kebingungan dirinya sempat menengok ke arah Tama beberapa kali pun Tama hanya menggelengkan kepalanya, lalu beliau hanya mengangguk saja tidak membalas uluran tangan Guno.
Guno yang melihat tangannya tidak dibalas hanya bisa tersenyum dan menjelaskan kedatangan dirinya ke rumah ibu dan Tama.
" Mohon maaf sebelumnya Bu kalau ibu terkejut dengan kedatangan saya. Saya di sini hanya ingin menjemput Tama seperti kemarin, untuk berangkat sekolah bersama Bu "
" Tapi saya sudah bilang kan sama bapak jangan sama Tama! Kalau memang Tama yang minta jangan didengerin, malu pak anak saya bareng bapak "
" Maksud ibu malu? Saya jelek ya Bu? "
" Bukan jelek pak, berapa kali saya harus jelaskan tidak pantas seorang murid bersama guru berduaan apalagi bapak bawa mobil. Pikiran orang itu beda-beda pak, tidak bisa dipukul rata! "
" Semua orang yang ada di sekolah…
Lelaki Manipulatif
Tama mengirimkan fotonya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments