Guno mendorong tubuh Tama hingga terbentur ke tembok, tubuhnya menghimpit perempuan yang sedang kesusahan untuk melarikan diri " Mau kemana sayang? Kamu gak bisa lari " ucapnya seraya bibir Guno menyeringai sembari menatap targetnya itu.
" Saya mohon pak, jangan... "
" Saya merindukan kamu tapi kamu malah pergi dengan lelaki lain "
" Bukankah hubungan kita sudah selesai? Bapak tidak boleh seperti ini, nanti kalau Reni tahu dia akan marah! "
" Biar, biar dia tahu kalau kita berdua sedang disini. Lagipula, saya ingin menikah dengan kamu bukan dengan dia! "
" Tolong hargai lelaki yang sedang bersama saya pak, saya mohon! " ucap Tama sembari di iringi tangis yang perlahan air matanya jatuh begitu banyak membasahi pipi.
Tidak ada kata ampun untuk seorang Tama kali ini, dan Guno tidak ingin mensia-siakan waktu untuk yang kesekian kalinya. Dengan sigap Guno membuka celananya pun tangannya langsung menyergap area pinggang Tama. Tama menolak dan dia berontak.
" Tolong! Tolong saya!!! " Panik akan hal itu Guno langsung membungkam mulut Tama menggunakan telapak tangannya.
Rahang Guno mengeras dan dia pun berbicara mengancam Tama " Jangan berteriak! kalau kamu berteriak kamu akan tahu sendiri akibatnya. "
Namun kali ini Tama tidak seperti dulu lagi yang biasa takut, gemetar dan senyap. Kini dia tetap berteriak meminta tolong sebisa mungkin agar ada orang lain yang datang ke toilet untuk menyelamatkan dirinya.
" Tolong!!! ada yang mau memperkosa saya, tolong!!! "
Geram akan hal itu Guno menampar Tama
Plak!!!!!
Tamparan itu membuat Tama berhenti sejenak dan tentu pipinya merasakan sakit yang amat sangat luar biasa hingga tangan kanannya memegangi pipi, yang seharusnya diusap-usap dengan lembut, malah ditampar begitu keras bak seperti menampar seorang maling.
Tama menangis kencang sekali!
huwaaaaaaaaaaaa!!!!!!
Dan itu tidak membuat Guno panik, justru dirinya malah semakin berani untuk melecehkan Tama. Sedangkan dari luar, tentunya Kateha curiga kenapa Tama sampai detik in…
Lelaki Manipulatif
Memeluk lutut
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments