Langkah kaki mereka menuju tempat parkiran yang di mana Guno akan mengambil motornya untuk membawa Tama ke dokter. Mungkin karena suasana sekolah sudah lumayan sepi, Guno sedikit berani membawa Tama dari awal tempat mereka bertemu.
" Yuk naik! "
Tama menganggukkan kepalanya kemudian dia menaiki motor itu, Guno membawa motornya itu dengan kehati-hatian yang cukup tinggi, seperti laju yang tidak terlalu cepat, kemudian jarang menyalip lalu taat peraturan tidak menerobos lampu merah dan dia juga sesekali mengelus lutut Tama untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada Tama ketika dibonceng olehnya.
Sampainya didepan klinik, Guno langsung menyuruh Tama untuk turun.
" Hati - hati " ucapnya sembari memegangi tangan Tama yang menempel pada pinggangnya.
Pun Guno memparkirkan motornya itu dengan baik, kemudian setelahnya dia langsung menggenggam tangan Tama dan membawanya ke tempat antrian.
" Nomor 105, mau nunggu? "
Tanpa banyak bicara Tama hanya bisa mengganggukan kepala menuruti perkataan Guno.
mereka duduk di bangku antrian, rasa canggung begitu sangat kental di sini sesekali Guno melihat Tama menggaruk punggung lehernya kemudian kakinya tidak bisa diam juga Guno melihat tangan Tama bergetar. Anak gadis yang sedang dijaganya ini langsung ditenangkan oleh tangan pria berumur tiga puluh lima tahun. Di usapnya punggung tangan Tama dengan ibu jari Guno.
" Gakpapa, disini tidak ada yang kita kenal "
" Kalau ternyata ada yang melihat dan mereka kenal kita, bagaimana? "
" Gakpapa, hubungan kita baik saja kan? Toh ini diluar jam sekolah saya juga pakai jaket tidak mencerminkan seorang guru "
Tama menghembuskan nafasnya, kemudian nomor antrian terus berlanjut dipanggil hingga, tak terasa nomor 105 sudah menggema di lorong klinik yang dihuni oleh banyaknya pasien yang sedang menunggu untuk diperiksa kesehatannya.
" 105! "
Guno menepuk paha Tama beberapa kali,
" Giliran kamu! "
Pun Tama berdiri namun dia bukan langsung beranjak pergi tapi malah menunggu Guno untuk ikut…
Lelaki Manipulatif
Harusnya First date!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments