" Gimana ceritanya Bu Etik bisa tahu soal grup yang ada di HP saya, ini semua pasti bapak yang bongkar iya kan?! "
Gadis yang bernama Tama itu rupanya setelah dimarahi Bu Etik dikantor, dia berlari ke belakang sekolah lalu mengirim pesan kepada Guno bahwa dia menunggunya disini sampai pulang. Sekarang mereka berdiri berjauhan, Tama membelakangi Guno dan Guno hanya bisa menyandarkan tubuhnya ke tembok sekolah sembari memangku kedua tangannya.
" Saya tidak pernah berbicara apapun kepada bu Etik apalagi soal grup itu! Ngapain Saya bongkar kelakuan anak remaja yang gak ada untungnya untuk saya sendiri "
" Terus siapa dong? Anak-anak tadi pada marah, mereka mencari siapa yang membocorkan-nya! "
" Saya tidak tahu, kamu bisa lihat sendiri kan sedari dari tadi saya bekerja di kantor. Mana sempat saya membongkar kelakuan kalian kepada Bu Etik "
Tama mengatur nafasnya agar marah yang diluapkan tidak meledak - ledak.
" Untungnya grup itu langsung dihapus sama adminnya, coba kalau enggak? Habis kita! "
Guno berdecak kesal karena moodnya hari ini berantakan, yang seharusnya melihat Tama dihukum jadi tidak! Malah kena omel perempuan yang umurnya berada dibawah dia.
" Oh.. jadi kamu masih menyalahkan saya? "
Tama mengerenyitkan keningnya lalu tubuh Tama berbalik arah pada Guno.
" Saya tidak menyalahkan bapak, hanya saja saya memberitahu kalau grup itu sudah tidak ada! "
Setelah berkata begitu Tama pergi meninggalkan Guno yang masih berdiri memandangi lautan ilalang yang tumbuh di belakang sekolah. Bibir Guno tersenyum tipis dan kakinya seperti sedang melakukan pemanasan sebelum olahraga, diputar - putarnya tiga ratus enam puluh derajat.
" Persetan dengan anak SMA, rupanya mereka pintar juga. Haruskah gue beralih ke lain hati? Padahal terbuka kepada yang lebih tua ada baiknya bukan? " Guno berkata kepada dirinya sendiri, pandangannya kini beralih ke sepatu yang sedari tadi dipakainya.
" Kalau pacaran sama yang seumuran Hana, apakah akan lebih seru atau malah sebaliknya? Ssss.…
Lelaki Manipulatif
Anak lelakinya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments