Melihat Tama bergegas pergi meninggalkan dirinya yang sedang memakan bakso, pun Guno langsung ikut berdiri kemudian menyusul Tama. Untungnya langkah Tama sedikit lamban hingga Guno berhasil meraih tangannya.
" Kamu mau ke mana kita masih makan loh?! Waktu juga masih banyak, kamu nggak sayang ya uangnya dipakai cuma - cuma? "
" Bapak tahu nggak sih, tiba-tiba hati saya sakit ketika bapak bandingkan saya sama mba Hana? "
Guno terdiam kemudian dia mengatur nafasnya sempat dia mengulum lidahnya sendiri mungkin dirinya sedang berpikir kalau wanitanya ini mulai cemburu.
" Kamu... Gak suka kalau saya bahas Hana? "
" Sebenarnya saya nggakpapa kok pak, bahas Hana dari ujung kaki sampai ujung kepala tapi please, jangan bandingkan saya dengan beliau! Umur kita beda jauh, trend, gaya hidup, bahkan keperluan di saat remaja pun beda jauh! "
Guno merasakan kalau Tama sekarang kini tengah memarahinya, pun hati Guno berbicara setelah mendengar perkataan Tama " Ternyata cemburu juga ini anak, berarti udah mulai suka dong sama gue? " Guno mengangguk-anggukan kepalanya seolah paham dengan apa yang Tama katakan. Tentu dia berusaha menenangkannya, kedua tangan Guno tersimpan di bahu Tama dan tatapannya menusuk ke mata Tama.
" Saya minta maaf sama kamu, iya saya salah! Jangan marah lagi ya "
" Bapak harus janji sama saya, jangan mengulanginya lagi! "
Lucunya Tama mengacungkan jari kelingking seperti sebuah perjanjian di antara kedua bocah yang sedang bermain, kemudian bertengkar lalu berakhir damai demi berlangsungnya hubungan mereka.
Guno menghembuskan nafas beratnya, sedikit terpaksa dia melingkarkan jari kelingkingnya ke kelingking Tama.
" Ya saya janji! "
Wajah Tama yang tadinya cemberut berubah tersenyum kembali.
" Sekarang kita masuk lagi yuk, makan lagi! "
" Oke! "
Tama mudah dirayu, dia kembali masuk ke dalam kamar lalu melanjutkan makannya bersama Guno. Setelah mereka makan bersama, mereka berbincang sejenak diatas kasur dengan kepala menyandar keranjang, Tama bercerita ten…
Lelaki Manipulatif
saya sakit hati!
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments