Derap langkah Guno dan Raksa bergema di ruang pengembalian data, yang dimana sudah tersedia beberapa komputer besar dengan kondisi semuanya hidup. Menampilkan adegan Guno tengah menjambak Tama. Guno dan Raksa berhenti tepat dibelakang kursi si pemilik ruangan itu. Mata Guno menyisir ke komputer - komputer tersebut "Gue minta wajahnya di edit jadi si irfan, kok belum sih Rak? " ucapnya yang perlahan melihat ke arah Raksa. Pun Raksa yang ditanya hanya bisa menunjuk seorang lelaki yang masih duduk dikursinya menggunakan mata.
Guno melangkah sedikit lebih maju dari Raksa, belum dirinya menepuk bahu lelaki itu— secara bersamaan dia, si pemilik komputer berdiri. Berbalik arah pada Guno "Hai! Gimana kabarnya?"
Adam! musuh bebuyutan Guno waktu SMA. Terkejut bukan main, dada yang tadinya sembuh kini kembali sakit walau sesaat dan Guno memegang area sakitnya itu
Eugh!!!.
"Adam?"
Adam mengulurkan tangannya
"sudah lama ya kita tidak bertemu"
namun bukan menjawab atau membalas uluran tangan Adam, Guno hanya melihat kembali ke arah Raksa.
"Cuma dia yang bisa Gun!" ucap Raksa sembari sedikit ketakutan dan Guno memejamkan kedua matanya, seolah pasrah dan tak bisa berkutik. akhirnya, Guno membalas uluran tangan Adam.
"Sorry kalau gue ngerepotin elu!"
Senyum Adam merekah bak mendapatkan rezeqi nomplok dirinya bilang "Gakpapa, gak ada yang gratis kok!" Tanpa berfikir panjang Guno menanyakan nominal "Butuh berapa?" sembari membuka ponselnya itu. Adam berbalik arah melihat layar komputer miliknya "Kalau mau cepat lima puluh juta kalau mau lamban dua puluh lima juta, setengahnya. Tapi akan sebanding dengan hasil dan estimasinya."
mendengus! kesal, marah dan malu itu yang Guno rasakan. Musuh bebuyutannya tahu kalau dirinya melakukan hal tak senonoh kepada anak didiknya. Harga diri kini di junjung tinggi tak memikirkan kedepannya, Guno mengambil keputusan yang dapat mengubah hidupnya itu.
"Lima puluh juta!"
"Gun!" Raksa tentu terkejut dirinya berjalan menuju Guno, Raksa memegang bahu…
Lelaki Manipulatif
Milik ku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 110 Episodes
Comments